Disneyland Shanghai China Dibuka Kembali

oleh -
Sebagian masyarakat di kota Shanghai,China kembali mendatangani Disneyland Park setelah sempat ditutup sejak 25 Januari 2020 lalu. Foto:IG-@irina__usacheva__

JALAJAHNUSAE.com – Setelah tutup sejak 25 Januari 2020 lalu, pihak Disneyland Shanghai, China, Secara berangsur-angsur  membuka kembali sejumlah resor. Kebijakan ini merupakan langkah pertama dari pembukaan secara bertahap pasca-masifnya penyebaran wabah virus corona di Negeri Tirai Bambu itu.

Resor yang dibuka antara lain Disneytown, Wishing Star Park, dan Shanghai Disneyland Hotel. Sementara untuk  taman hiburan utama dari perusahaan raksasa Walt Disney Co tersebut masih  ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

Meski sudah buka, pihak pengelola masih membatasi  waktu operasi  lebih singkat dari biasanya. Selain itu, kapasitas tamu juga bakal dibatasi.

Semua tamu akan diminta untuk mengukur suhu mereka pada saat kedatangan. Tamu pun wajib mengenakan masker selama kunjungan mereka di Disneyland Shanghai.

“Para tamu juga akan diingatkan untuk menjaga jarak sosial penuh hormat setiap saat saat berada di toko, antrian, dan restoran,” kata Shanghai Disneyland dalam sebuah pernyataan di situs webnya, dikutip dari Reuters,Rabu (11/3/2020).

Begitu merebak virus corona beberapa waktu lalu,Disneyland Shanghai langsung  ditutup pada 25 Januari lalu.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dari penyakit COVID-19. Selang beberapa waktu, Disneyland Hong Kong dan Disneyland Tokyo juga ikut ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Pihak Disney sendiri memperingatkan bahwa langkah penutupan taman bermain dan resor itu dapat mengurangi US$ 135 juta (Rp 1,9 triliun) dari pendapatan operasional di Shanghai, dan US$ 40 juta (Rp 579 miliar) di Hong Kong jika penutupan diperpanjang selama dua bulan.

Penyebaran virus corona di China dikabarkan sudah melambat dalam beberapa waktu terakhir, dengan hanya 40 kasus terkonfirmasi terbaru yang tercatat pada Minggu (8/3/2020) lalu.

Berdasarkan data Arcgis by John Hopkins CSSE pada Senin (9/3/2020), kasus virus corona terkonfirmasi di China Daratan ada sebanyak 80.735 kasus, dengan 3.119 kasus kematian, dan 58.611 kasus berhasil sembuh.

(adh)