Profesi Sekretaris, Dulu dan Sekarang di Masa Pandemi

oleh -
Camelia Sungkar, Senior Executive Secretary Bank BTPN dan pernah menjabat sebagai Ketua ISI DPC Bandung periode 1993 – 1996 menjadi pembicara dalam webinar bertajuk "The Way We Work is Changing, Are You?", 5 September 2020 lalu. (Foto: Ist)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Tak lekang oleh waktu, meski arus perubahan global begitu kencang. Begitulah gambaran sekretaris profesional yang tergabung dalam Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI), suatu wadah bagi profesi sekretaris yang telah berdiri sejak 1972.

Pada diri seorang sekretaris profesional di masa kini, ada yang tetap dan ada yang berubah seiring perkembangan jaman.

Dia tetap professional melaksanakan tugas sesuai deskripsi kerja sebagai pendamping atasan dalam mengelola perusahaan atau instansi.

Terus mendedikasikan diri untuk rutinitas pekerjaan dari pagi sampai petang. Dia tetap berpenampilan menarik dan selalu berupaya mengembangkan diri untuk menunjang karirnya. Selain itu semua, seorang seketaris profesional juga harus smart.

Perkumpulan ini berpusat di Jakarta dan mempunyai cabang di Bandung, Semarang, Surabaya dan Lhokseumawe.

Sejak didirikan di Jakarta kemudian meluas hingga Bandung, Semarang, Surabaya hingga Lhokseumawe, perkumpulan ini telah mendukung para sekretaris untuk senantiasa siap berkompetisi dalam dunia kerja yang menuntut kompetensi dan profesionalisme.