Berikan Mesin Pertanian, PT MUJ ONWJ Bantu Petani Indramayu

by -
CSA PT Migas Hulu Jabar
Muhammad Rudi Atip (keempat dari kiri) selaku Tim Penasehat Investasi Pemerintah Provinsi Jawa saat menghadiri penyaluran Program Corporate Social Responsibility (CSR) mesin pertanian kepada kelompok tani di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu 9 Juni 2021. Foto: Ist

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Tim Penasehat Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Muhammad Rudi Atip mendorong upaya PT Migas Hulu Jabar ONWJ (MUJ ONWJ) memberdayakan kelompok tani untuk bisa lebih berdaya saing.

“Dengan SDM pertanian yang mumpuni, akan menjadikan sektor pertanian di Jawa Barat juara. Oleh sebab itu, sinergitas ini harus terus dibangun,” kata Rudi Atip usai menghadiri acara penyaluran Program Corporate Social Responsibility (CSR) mesin pertanian kepada kelompok tani di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu 9 Juni 2021.

Ada lima Unit Alat mesin pertanian  yang disalurkan diantaranya satu unit pompa air, satu unit mesin traktor roda dua, satu unit traktor mini dan dua unit mesin perontok padi.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Komisaris PT MUJ ONWJ Faisal Rahadian bersama dengan penasihat Investasi Gubernur Jabar Rudi Atip dan Wira Satria.

Menurut Atip, Jawa Barat memiliki potensi sektor pertanian cukup besar. Hal ini jika terus dikelola dengan baik, tidak saja akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat lokal, namun juga bisa berkontribusi untuk ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Komisaris PT MUJ ONWJ Faisal Rahadian berharap dengan pemberian alat pertanian ini akan membantu petani untuk meningkatkan produksi pertanian.

“Sebanyak lima Unit alat mesin pertanian kita serahkan ke kelompok tani melalui Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Juntinyuat Siti Maemunah. Harapan kita, alat ini bisa membantu para petani untuk meningkatkan produksi,” kata Faisal.

Faisal mengatakan, CSR sengaja disalurkan ke Kelompok Tani di kabupaten Indramayu Guna meningkatkan produktivitas pada sektor pangan serta Berkolaborasi dengan PD Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) yang merupakan salah satu Pemegang Saham  PT MUJ ONWJ

“Program CSR Ini kita salurkan Ke Pertanian Guna Meningkatkan Sektor Pangan karna di Indramayu sendiri adalah Lumbung Padi Nasional yang Terbesar di Jawa Barat,” kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Takmid  mengucapkan, terimakasih kepada PT MUJ ONWJ atas penyaluran bantuan alat mesin pertanian.

“Terimakasih kepada PT MUJ ONWJ Yang telah menyalurkan alat Mesin pertanian karna ini sangat membantu buat kelompok tani yang ada di Indramayu,” katanya.

Selain penyerahan bantuan mesin dan alat pertanian, MUJ ONWJ juga melakukan monitoring program CSR  tahun 2020 yaitu budidaya ikan lele bioflok di Pondok Pesantren Nahdlotul Mubtadiin Al Islamy, Desa Pekandanganjaya Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Direktur Operasional PT Migas Hulu Jabar ONWJ, Ardra Teja Bhaswara, menjelaskan, bahwa kegiatan monitoring budidaya ikan lele bioflok tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mewujudkan CSR yang berkelanjutan, selanjutnya akan dievaluasi bentuk bantuan untuk meningkatkan produktivitas dari budidaya tersebut.

Langkah itu, kata dia, sebagai bagian dari peran perusahaan yang harus memberikan andil kepada masyarakat.

“Program ini (CSR) sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat,” katanya.

Usai bertatap muka dengan kelompok tani dan berkunjung ke lahan budidaya ikan lele,  MUJ ONWJ mengunjungi alun-alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang Kabupaten Indramayu.

Direktur Keuangan dan Umum PT Migas Hulu Jabar ONWJ, Ubaydillah, menjelaskan, RTH Jatibarang juga masuk dalam program penyaluran CSR perusahaan tahun 2019.

“Jadi kami yang membuat rencana (desain) pembangunan RTH di Jatibarang ini. Kami membuat seluruh Detail Engineering Design (DED) hingga jadi seperti sekarang ini,” kata dia.

Kedatangan Ubaydillah dan rombongan ke RTH Jatibaran, lanjut dia, ingin memastikan bahwa seluruh konstruksi yang sudah dibangun telah sesuai DED yang disepakati.

“Kami hanya ingin memastikan saja, desain bangunan RTH Jatibarang telah sesuai DED yang disepakati bersama,” katanya.

Sementara itu Ryan Alfian Noor Direktur Utama PT MUJ ONWJ menyatakan bahwa PT MUJ ONWJ akan terus berkomitmen untuk menyalurkan dan monitoring setiap CSR secara berkelanjutan di seluruh area operasional dari WK ONWJ. (*/adh)