Traveler Temukan Harta Karun Rp 14 Miliar di Pegunungan Rocky

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Kolektor seni dan barang antik Forrest Fenn (89) akhirnya mengumumkan penemuan  sebuah peti harta karun yang tersembunyi di Pegunungan Rocky selama satu dekade. Barang berharga itu telah diburu lebih dari 350.000 orang.

Ribuan jiwa pemberani telah berkelana ke Pegunungan Rocky selama satu dekade terakhir. Beberapa media dunia pun menurunkan  pemberitaan soal penemuan fenomenal ini. Mereka mencari peti harta karun yang penuh dengan emas, rubi, zamrud, dan berlian.

Forrest Fenn, adalah sosok yang menciptakan perburuan harta karun ini. Ia mengumumkan penemuan itu di hari Minggu di situs resminya.

“Harta karun itu berada di bawah langit berbintang, di vegetasi subur, di Pegunungan Rocky dan belum berpindah dari tempat saya menyembunyikannya lebih dari 10 tahun yang lalu,” tulis Fenn dalam pengumumannya.

“Aku tidak tahu orang yang menemukannya, tetapi puisi di bukuku membawanya ke tempat yang tepat,” imbuh dia.

Harta karun itu ditemukan beberapa hari yang lalu oleh seorang pria yang tidak ingin disebutkan namanya, kata Fenn kepada situs berita lokal Santa Fe New Mexican.

Dalam catatannya, pria itu berasal dari Timur. Ia mengkonfirmasi penemuannya dengan mengirimkan foto harta yang baru ditemukannya pada Fenn.

Harta karun itu diperkirakan bernilai lebih dari USD 1 juta atau sekitar Rp 14,1 miliar. Ini adalah cara Fenn menginspirasi orang menjelajahi alam dan memberi harapan kepada orang-orang yang terkena dampak Great Recession.

Petunjuk yang mengarah ke lokasi harta karun dimasukkan dalam puisi 24 baris. Karya ini diterbitkan dalam otobiografi Fenn 2010, The Thrill of the Chase.

Fenn memperkirakan bahwa sebanyak 350.000 orang dari seluruh dunia pergi berburu harta karun itu, menurut Santa Fe New Mexican.

Beberapa dari pengelana itu berhenti dari pekerjaan mereka dan sepenuhnya mendedikasikan hidup mereka untuk berburu dan beberapa bahkan meninggal.

“Saya mengucapkan selamat kepada ribuan orang yang telah berpartisipasi dalam pencarian dan berharap mereka akan terus tertarik oleh janji penemuan lainnya,” kata Fenn di situsnya.

(adh/dtk)