Masih Ada Yang Plesiran Di Puncak,Pemda Cianjur Segera Perketat Pemeriksaan

oleh -
Beberapa rumah makan di kawasan Puncak Bogor masih beroperasi ditengah pencegahan wabah corona. Foto diambil,Rabu (8/4/2020) lalu. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Kawasan objek wisata puncak masih longgar pengawasan ditengah pandemi corona. Akibatnya, masih terlihat beberapa warga melakukan plesiran. Beberapa warung-warung makanan tetap melayani pemt,namun sebagian tetap buka.

Pantauan Jalajahnusae.com, di Riung Gunung kendaraan masih berjejer parkir. Begitu pun dengan pengendara roda dua—tampak pasangan muda-mudi asyik menikmati suasana siang sambil menikmati jajanan.

Sementara itu Pemkab Cianjur, Jawa Barat, segera  memperketat pemeriksaan di perbatasan masuk. Pasalnya, sejak dua hari terakhir pemudik yang pulang ke kampung halamannya di wilayah tersebut mencapai 17 ribu orang.

Karena diduga longgarnya pemeriksaan di perbatasan terutama di kawasan Puncak-Cipanas, mereka pun dengan leluasa memasuki kampung halaman.

Beberapa pengendara plat nopol B parkir di sisi jalan di Riung Gunung,Rabu (8/4/2020) untuk menikmati suasana puncak. Foto: adhi

“Kami akan berkordinasi kembali dengan Forkopimda Cianjur untuk memperketat pemeriksaan di perbatasan khusus Puncak, bagi warga luar kota dilarang masuk dan pemudik didata serta diwajibkan isolasi mandiri selama 14 hari,” Plt. Bupati Cianjur, Herman Suherman, Jumat (10/4/2020) seperti dilansir Antara.

Herman mengatakan pemeriksaan di perbatasan akan diberlakukan selama 24 jam, guna meminimalisir warga luar daerah keluar masuk dengan mudah ke Cianjur.