Yogyakarta Dikejutkan Lava Pijar Gunung Merapi, Wisatawan Diminta Waspada

by -
Ilustrasi. Di lingkungan masyarakat Jawa, terutama yang berada di dekat pegunungan berkeyakinan berdoa untuk keselamatan dari amukan Gunung Merapi menjadi ritual sangat penting. (Foto:pixabay)

YOGYAKARTA, Jalajahnusae.com – Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan empat kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Krasak pada Sabtu (9/1/2021) malam.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Minggu (10/01/2021), menjelaskan jarak luncur guguran lava pijar pada periode pengamatan pukul 18.00-24.00 WIB itu tidak teramati karena tertutup kabut.

Selama periode pengamatan itu, BPPTKG juga mencatat 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-49 mm selama 12.4-76 detik, 13 kali gempa embusan dengan amplitudo 3-6 mm selama 11-46.7 detik, 36 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-30 mm selama 5-10.2 detik, dan 11 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitido 37-70 mm selama 13-25 detik.