Festival Lukulo Geofest 2020 Dorong Percepatan Geopark Karangbolong

oleh -
Penyelenggaraan Festival Lukulo Geofest 2020 yang berlangsung di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) diharapkan segera bisa mewujudkan pengakuan Unisco Global Geopark. (Foto:Ist)

JATENG, Jalajahnusae.com –  Penyelenggaraan Festival Lukulo Geofest 2020 di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng)  akhir pekan lalu lalu diharapkan bisa mendorong percepatan UNESCO Global Geopark (UGG).

Digelar dalam bentuk virtual, acara ini mampu mengundang berbagai kalangan, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata.

Selain dala bentuk zoon iteraksi, event berlangsung di kawasan obyek wisata Goa Jatijajar Kecamatan Ayah Kebumen ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Plesir Kebumen.

Hadir dalam acara, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora Wisata) Kabupaten Kebumen Azam Fatoni, Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi dan Kepala Subdirektorat Geologi Mineral Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Togu Pardede.

Kepala Dispora Wisata Kabupaten Kebumen, Azam Fatoni mengatakan, festival ini digelar sebagai bentuk promosi pariwisata Kabupaten Kebumen dan Geopark Karangsambung-Karangbolong yang saat ini sedang menuju UNESCO Global Geopark (UGG).

Foto:Ist

“Kami akan menampilkan sebuah gelaran budaya yang mengusung kearifan lokal dan potensi keunggulan daerah. Gelar Budaya Lukulo merupakan ajang showcase kebudayaan asli Kabupaten Kebumen,” kata Azam Fatoni.

Pada kesempatan itu juga diisi talkshow tentang pariwisata dan geopark bertajuk “Beradaptasi di Tengah Pandemi”.

Festival Lukulo 2020 juga dimeriahkan dengan penampilan artis Ibukota Wika Salim sebagai bintang tamu.

Dalam sambutannya, Bupati Yazid Mahfudz mengatakan, pihaknya menyadari Pandemi Covid-19 telah berdampak pada kunjungan wisatawan ke Kebumen. Dampaknya tentu saja, termasuk ke sektor perekonomian para insan pariwisata. Namun, saat ini perlahan mulai bangkit.

“Banyak keluhan terkait dampak pandemi ini, kami melarang berkerumun karena kami sayang kepada masyarakat. Agar tidak tertular virus Covid-19,” tegas Yazid Mahfudz.

Pihaknya telah mengizinkan tempat wisata untuk buka kembali. Wisatawan juga diperbolehkan mengunjungi obyek-obyek wisata di Kabupaten Kebumen. Tetapi, harus mematui protokol kesehatan.

“Silahkan berkunjung ke tempat wisata. Tapi protokol 3M harus diterapkan, yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tandasnya. (*/adh)