Seperti Warga Jakarta, New York Kembali Disibukan Masuk Kerja

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Seperti halnya Jakarta, warga New York,Amerika mulai Senin (8/6/2020) kembali bekerja setelah tepat 100 hari setelah kasus virus corona  pertama dikonfirmasi kota tersebut melakukan pembatasan sosial.

Dengan berbondong-bondong pekerja terlihat berangkat menuju kantor,pusat perniagaan dan lainnya dalam fase pertama pembukaan kembali dari penutupan kota yang menewaskan hampir 22.000 warganya.

Gubernur New York Andrew Cuomo menyerukan agar dalam pembukaan fase pertama ini warganya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami berada di jalur yang tepat untuk kembali membuka (aktivitas) pada 8 Juni ini. Pembukaan kembali tidak berarti kita akan kembali ke keadaan semula,” kata Cuomo.

Cuomo menjelaskan, pembukaan aktivitas ini akan dibagi menjadi beberapa fase. Fase pertama, pembukaan ditunjukan untuk sektor konstruksi, manufaktur, hingga toko ritel di pinggir jalan.

Selain itu, Cuomo menuturkan sekitar 400.000 warga New York juga dapat kembali bekerja di kantor mulai 8 Juni.

Pihaknya juga akan kembali mengoperasionalkan Otoritas Transportasi Metropolitan (MTA)/ kereta bawah tanah.

“Saya mengerti mengapa orang-orang ingin naik angkutan umum. Sistem angkutan umum akan aman,” kata Cuamo yang juga ikut menaiki MTA saat pembukaan fase awal lockdown.

Meski begitu, pembukaan kembali aktivitas di New York mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Sebab, ahli kesehatan menilai Kota New York belum siap untuk menerapkan lockdown sebab penyebaran virus corona masih tinggi.

Hingga saat ini, tercatat jumlah warga di AS yang positif corona sebanyak 1,7 juta orang. Sementara 102.709 orang meninggal dunia.

(adh/rts)