Ridwan Kamil: Penyaluran Bansos Menteri Kabinet Jokowi Bikin Rumit

oleh -
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai pembagian bansos dari kementerian Kabinet Jokowi rumit. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) menilai cara para menteri kabinet Presiden Jokowi membagikan bantuan sosial (bansos) terhadap masyarakat terdampak pandemi corona (Covid-19) menjadi rumit.

“Kementerian Sosial ngasih, Kementerian Desa ngasih, Kementerian Tenaga Kerja lewat Kartu Pra Kerja ngasih, kemarin Kementerian Pariwisata juga ngasih. Masalahnya satu sama lain itu caranya sendiri, mekanismenya sendiri, dan timing-nya sendiri,” keluh RK saat berbicara dalam program d’Rooftalk yang tayang di detikcom, Jumat (8/5/2020).

Mekanisme pembagian seperti itulah yang membuat pemerintah daerah (pemda) Provinsi Jawa Barat kewalahan karena masyarakat jadi rebutan untuk bisa mendapatkan bansos.

“Bisa dibayangkan rumitnya kan. Mending kalau bantuan-bantuan yang banyak ini datangnya bersamaan ke satu RT, sehingga warga tenang walaupun bentuknya beda-beda. Ini, saya (Pemprov Jabar) tanggal 15, Kemensos tanggal 20, Kemendes tanggal 27, Pak Jokowi bagi sembako tanggal 4 Mei. Sehingga waktu ada yang dibagikan, seperti saya duluan, karena kami melakukan PSBB, jadi kita harus menyamakan PSBB dengan bantuan, maka kita mendahului, itu bedanya dengan Jawa Tengah,” ungkap RK.