Kemlu Jerman Larang Penggunaan Zoom,Eric Yuan Akui Salah Langkah

oleh -
Ilustrasi. Saat ini ada 200 juta masyarakat dunia menggunakan Zoom. Belakangan apliaksi ini dinilai memiliki kelemanaan keamanan data. Foto:IG-@_fabiopasquale_

JALAJAHNUSAE.com – Aplikasi Zoom yang digunakan melakukan konferensi video dinilai memiliki kelemahan keamanan. Oleh sebab itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jerman melarang menggunakan aplikasi ini guna menghindari kebocoran data.

Melalui nota internal kepada para pegawainya, Kemlu mengatakan kelemahan dalam hal keamanan dan perlindungan data membuat sarana komunikasi tersebut berisiko untuk digunakan, menurut laporan surat kabar Handelblatt, Rabu, (8/4/2020).

Dalam pemberitahuan itu, juga disebutkan bahwa saat ini tidak memungkinkan bagi Kemlu untuk melarang penggunaan Zoom secara keseluruhan karena sistem komunikasi itu digunakan secara luas oleh kalangan mitra internasional Kemlu.

Baca Juga: Eric Kecipratan Rejeki Rp 66 Triliun Dari Wabah Corona

Selain itu, kata Kemlu, para pegawai mungkin saja saat krisis menggunakan Zoom di perangkat pribadi mereka untuk kepentingan pekerjaan.

“Berdasarkan berbagai laporan media serta temuan kami sendiri, kami menyimpulkan bahwa perangkat lunak Zoom memiliki kelemahan serius dalam hal keamanan dan perlindungan data,” demikian bunyi nota tersebut, seperti yang dikutip Handelsblatt.