Kampung “Pejabat” Kebanjiran Order Sejak Muncul Virus Corona

oleh -
Sepasang remaja duduk dengan latar belakang spot Kampung Pejabat di Kelurahan Loktabat, Kota Banjarbaru,Kalimantan Selatan. Kampung ini selain menjadi sentra jamu juga merupakan objek wisata unggulan. Foto:IG-@wisata_banjar

JALAJAHNUSAE.com – Pernah dengar Kampung Pejabat. Sebuah kawasan di Kelurahan Loktabat, Kota Banjarbaru,Kalimantan Selatan. Sepintas orang awam akan perpikir, pasti sebagian besar warganya adalah para pejabat.

Padahal bukan itu, namun merupakan singkatan Kampung Pedagang dan Pengolah Jamu Loktabat (Pejabat).

Beberapa pekan terakhir ini,tepatnya  sejak merebaknya virus corona (COVID-19) di Kalimantan Selatan membuat pedagang jamu tradisional di kota ini kebanjiran pesanan.

Salah seorang pedagang jamu Tarmuji, di Banjarbaru Rabu (8/4/2020) mengatakan, merabaknya COVID-19 ternyata membawa berkah tersendiri bagi dirinya dan pembuat pedagang jamu tradisional di daerahnya.

Pasalnya, kandungan herbal di dalam jamu, dipercaya masyarakat dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat menghadapi wabah virus Corona saat ini.

Tarmuji, Ketua RT 06 Kelurahan Loktabat Selatan,Banjar Baru, Kalimantan Selatan yang berhasil melakukan penataan lingkungan pemukiman melalui konsep kampung tematik ” Kampung Pejabat ” Foto:IG-@safwann_hasbullah

Menurut Tarmudji, dalam beberapa bulan terakhir dia bersama pengolah dan pedagang jamu di Kampung Pejabat kewalahan membuat jamu, karena permintaan konsumen meningkat tajam.

Padahal, kata dia, pengolah jamu di Kampung Pejabat kini cukup banyak, dari 78 kepala keluarga yang tinggal di daerah tersebut, 33 di antaranya bekerja sebagai penjual dan pembuat jamu.