Tari Ketuk Tilu Pukau Peserta Munas XVII PHRI

oleh -
Kesenian tari Ketuk Tilu yang ditampilkan dalam acara Pengukuhan Pengurus DPD PHRI Jawa Barar Periode 2020-2025, Sabtu malam (08/09/2020) mampu memukau undangan yang hadir di Resinda Hotel Karawang. Foto: Jalajah Nusae/adhi

PHRI Jawa BaratJALAJAHNUSAE.com – Tari Ketuk Tilu yang ditampilkan dalam acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (DPD PHRI) Jawa Barat memukau tamu undangan yang hadir di Resinda Hotel Karawang Sabtu malam (08/02/2020).

Dalam acara yang merupakan rangkaian kegiatan Munas XVII PHRI 2020 ini seluruh tamu  yang datang dari berbagai pelosok Indonesia, seakan tidak ingin melewatkan kesenian khas Kabupaten Karawang,Jawa Barat tersebut.

Tampil di atas panggung dengan latar belakang layar LED berukuran 4 x 12 itu, liukan tubuh penari membuat decak  kagum tamu undangan.

Sebagaimana diketahui, tarian tradisional khas Jawa Barat ini memang sudah membudidaya di kalangan masyarakat Jawa Barat. Nama ketuk Tilu sendiri diambil dari salah satu pengiringnya yaitu boning yang dipukul sebanyak tiga kali sebagai isyarat bagi alat instrument lainnya untuk ikut dimainkan.

foto; adhi

Lirik yang digunakan untuk tarian ini terdiri dari pantun (kalimat dengan 2 kalimat pertama sebagai sampiran/kulit dan 2 kalimat berikutnya sebagai isinya).

Lirik ini biasanya dipersiapkan sebelum pertunjukan namun, tak jarang Ronggeng melantunkan lagu yang liriknya dibuat secara spontan. Tari Ketuk Tilu terbagi dalam tiga bagian.

Pertama, si pengiring melantunkan irama rebab, kendang maupun gamelan dengan irama landai. Setelah itu muncul para penari yang memperkenalkan diri sembari berlenggak lenggok.

Puncaknya adalah bagian ketiga yaitu saat para menarik mulai memperlihatkan gerakan cepat dengan alunan gamelan yang meninggi. Pada bagian ini, penonton ikut terbangun emosinya.

Hadir dalam acara malam pengukuhan DPD PHRI Jawa Barat ini Sekretaris Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani.

(adh)