Pesawat Sriwijaya Air Jatuh Di Kepulauan Seribu?

by -
Ilustrasi. Maskapai Sriwijaya Air. (Foto:IG-sriwijayaair)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak diduga hilang kontak dan diduga jatuh di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (09/01/2021).

Seperti dilaporkan TV One dalam program “breaking news” pukul 17.58 WIB, Kapten Eko selaku  Komandan Kapal Trisula yang membawa 28 petugas menyebutkan ada serpihan pesawat yang ditemukan nelayan yang diduga benda-benda awak pesawat.

Serpihan tersebut ditemukan di sekitar perairan Pulau Lancang. Sebelumnya, ada saksi mata yang sempat mendengar sebuah ledakan ditengah kondisi cuaca mendung karena hujan.

“Dari yang disampaikan nelayan, memang ada terdengar dentuman pada pukul 11.00 WIB di sekitar perairan Lancang. Awalnya diduga petir, namun bersamaan dengan suara tersebut lalu, ada saksi mata yang menemukan serpihan-seperihan, seperti juga cairan Avtur,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pesawat Sriwijaya Air hilang kontak di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Dari maskapai sendiri saat ini masih melakukan investigasi terkait hilangnya pesawat dengan nomor penerbangan SJ-182 tersebut.

“Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta – Pontianak,” ujar Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodora Erika dalam keterangannya.

Theodora mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.

“Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya,” tambahnya.

Sementara itu Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati belum bisa memastikan titik jatuhnya pesawat Srijaya Air.

“Kami masih terus mengumpulkan data-data. Nanti akan kami sampai kembali secara rinci informasinya, supaya masyarakat tidak menjadi bingung,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kasubbag Humas Basarnas, pihaknya akan menyampaikan informasi terkait lebih lanjut kemudian.

“Sementara masih diduga (hilang kontak),” jawabnya.

Pesawat Sriwijaya yang hilang kontan membawa penumpang, 53 orang dewasa, 5 anak-anak dan 1 bayi. (*/adh)