Ini Pertimbangan PT Jaswita Gandeng Tourism Malaysia

by -
PT Jaswita
Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jawa Barat (Jabar) Deni Nurdyana Hadimin (kelima dari kiri) menunjukan nota kesepahaman (MoU) dengan Malaysia Tourism yang ditandatangi dan Director Tourism Malaysia Roslan Othman (kedua dari kanan). Foto: Dok Jaswita

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Hubungan Malaysia-Indonesia dalam kerjasama pengembangan pariwisata semakin maju.

Hal ini ditandai dengan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) atau Jaswita Jabar dengan Tourism Malaysia, yang diteken, Rabu (07/04/2021) di Grand Preanger Hotel, Jl Asia-Afrika, Kota Bandung.

Penandatangan Kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasa dan kepariwisataaan Deni Nurdyana Hadimin dan Director Tourism Malaysia Roslan Othman dan dihadiri oleh perwakilan dari Biro BUMD dan Investasi Irfan Hadisiswanto, Menteri di Kedutaan Besar Malaysia Jakarta bapak Mohd Fuad Mat Sari, Haryanti abu bakar, Ketua Umum ASITA N Rusmiati, serta Mitra Pariwisata.

Tentang kerjasama ini, Direktur Utama PT Jaswita Deni Nurdyana Hadimin mengemukakan, bahwa selama ini banyak turis Malaysia yang berkunjung ke wilayah Jabar.

“Kerja sama ini menguntungkan, karena bisnis pariwisata Jaswita Jabar diperkuat pihak Tourism Malaysia yang akan memperomosikan pariwisata di sini,” terang Deni dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/4/2021).

Director Tourism Malaysia Roslan Othman (kanan) memberikan buku highlight pariwisata Malaysia kepada Richie Ardi Putra, Director of Development, Sari Ater Group. (Foto: Jalajah Nusae/adhi)

Deni melanjutkan, selain pariwisata dan promosi, kerja sama itu juga akan menyasar pemasaran paket jemaah umrah dan pertukaran pelajar menengah dari Jabar ke Malaysia, begitu pun sebaliknya.

“Ini bisa membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, khususnya di bidang pertukaran pelajar dan magang untuk sekolah menengah. Ini sebagai upaya Jaswita Jabar mengembangkan sayap bisnis pariwisata di level mancanegara,” katanya.

Deni berharap, dengan adanya kerja sama tersebut, Jaswita Jabar dapat terus mempromosikan destinasi wisata Jabar ke kancah internasional.

“Ini otomatis bisa meningkatkan brand image Jaswita Jabar di bidang pengelolaan jasa perjalanan wisata,” ujar dia.

Sebagai catatan, Tourism Malaysia merupakan organisasi yang bernaung di bawah Kedutaan Besar Malaysia.

Organisasi ini berfokus pada pariwisata yang sebelumnya telah menjalin komunikasi kesepakatan dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).

Mr Andi Tan selaku konsultan perjalanan wisata untuk pasar di negara-negara asia pasifik sekaligus sebagai Direktur Kinerja Global Indonesia (Kanan) bersama Richie Ardi Putra, Director of Development, Sari Ater Group saat berkunjung ke Sari Ater belum lama ini. (Foto: Jalajah Nusae/adhi)

Selain itu, kata Deni, kerja sama dengan Tourism Malaysia diharapkan dapat membuka akses wisatawan mancanegara, untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Jawa Barat.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini dapat membantu Jaswita Jabar mempromosikan destinasi wisata yang ada di Indonesia khususnya Jawa Barat ke kancah Internasional. Ini otomatis dapat meningkatkan brand image Jaswita Jabar di bidang pengelolaan jasa perjalanan wisata,” kata dia.

Kunjungan wisatawan asal Malaysia dan Singapura ke Jawa Barat selama ini menduduki peringkat tertinggi, karena adanya penerbangan langsung dari kedua negara tersebut ke Kota Bandung sebagai pintu masuk Jawa Barat

Selain penandatangan tersebut pada hari yang sama ditandatangani pula kerja sama mitra strategis untuk pasar inbound-outbound antara PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar dengan Mr Andi Tan selaku konsultan perjalanan wisata untuk pasar di negara-negara asia pasifik sekaligus sebagai Direktur Kinerja Global Indonesia.

Dengan adanya kemitraan ini diharapkan dapat mendukung juga kerja sama Jawa Barat dan Malaysia.

Sebelumnya, Director Tourism Malaysia Roslan Othman juga melakukan kunjungan ke Kawasan Ciater, Kabupaten Subang dan tertarik untuk bertukar pengetahuan tentang pengelolaan objek wisata air panas.

“Saya baru kali ini menginap di Resort Air Panas Alami Sari Ater. Ternyata luar biasa potensi alamnya. Tentu model kawasan seperti ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujar Oman yang didampingi Richie Ardi Putra, Director of Development, Sari Ater Group dalam satu kesempatan, belum lama ini. (*/adh)