Pemeriksaan Jalur Puncak Diperketat,Tak Menggunakan Masker Putar Balik

oleh -
Petugas gabungan (TNI,Polri,Dishub dan Satpol PP Cianjur) menyemprot disenfiktan pada kendaraan roda empat,Rabu (8/4/2020) di Puncak Pass. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Petugas gabungan yang terdiri dari Polri,TNI,Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cianjur terus memantau arus kendaraan di kawasan puncak pass. Setiap kendaraan yang menuju kearah Cianjur harus masuk “karantina” terlebih dahulu.

Pantaun Jalajahnusae.com, Rabu (8/4/2020) sejak pagi hari petugas silih berganti menyemprot kendaraan kendaraan roda empat maupun lebih, yang melintas dari arah Jakarta menuju Puncak-Cianjur.

Kendaraan yang melintas dari arah Bogor diminta masuk ke rest area,tepatnya di parkiran warung makanan puncak.Dua petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) warna putih kemudian menyemprotkan cairan disenfiktan.

Tidak hanya itu, setiap penumpang kendaraan diperiksa menggunakan alat pengukur suhu badan. Bahkan jika diketahui ada penumpang atau pengemudi yang tidak menggunakan masker diminta untuk putar balik.

Semua kendaraan dari arah Jakarta-Bogor yang ingin menuju Cianjur,Rabu (8/4/2020) diminta untuk masuk “karantina” guna pemeriksaan dan penyemprotan. Foto: adhi

“Bapak tidak menggunakan masker, silahkan putar balik,” kata petugas kepada pengendara yang berasal dari Jakarta.

Para pengendara yang hendak berkunjung ke Puncak diimbau untuk tidak menginap di vila maupun tempat singgah. Kemudian mereka diberikan hand sanitizer hingga cek suhu tubuh.

Meski masih masuk dalam zona hijau, Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak ingin mengambil resiko. Gugus depan pencegahan penyebaran Covid-19 terus  memperketat pemeriksaan di setiap pintu masuk menuju Cianjur, terutama dari jalur Puncak.