Perolehan PAD Sektor Pariwisata Kota Bandung Anjlok, Ini Angkanya

oleh -
Ilustrasi. Kantor BPPD Kota Bandung. (Foto: dok)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Selama ini sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kota Bandung. Khususnya, dari aktivitas pariwisata, baik pajak hotel, hiburan, hingga restoran.

Namun sejak munculnya wabah corona (Covid-19), PAD dari sektor  pariwisata ini terjun bebas sehingga sulit untuk menyumbang target perolehan PAD sebesar Rp 2,2 triliun untuk tahun 2020 ini.

Data terkini yang diperoleh Jalajahnusae.com dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Senin (07/09/2020) memperlihatkan angka perolehan PAD sektor pariwisata cenderung terus menurun.

Pada Januari 2020 perolehan PAD tercatat sebesar Rp. 132.402.725.224, Februari (Rp.128.919.997.749), Maret (Rp.113.667.402.888), April (Rp. 58.253.876.469), Mei (Rp. 50.294.442.563), Juni (Rp. 111.198.166.568), Juli (Rp. 139.331.719.544), Agustus (Rp. 131.769.940.509) dan memasuki September ( Rp. 20.892.300.052).