ITDC Manfaatkan Dana Rp500 M Untuk Mandalika, Apa Saja Infrastukturnya?

by -
Pengerjaan Mandalika, Sumber Humas ITDC

JALAJAHNUSAE.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) manfaatkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sejumlah Rp500 miliar untuk fasilitas dasar dan penunjang di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Fasilitas yang dibangun yakni antara lain pekerjaan drainase, tanah, perkerasan aspal dan non aspal, serta pekerjaan struktur dan landscape.

Dana PMN yang diterima pada Desember 2020 lalu merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi sektor pariwisata yang terdampak Pandemi. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.

Pembangunan infrastuktur di Mandalika dipatok target pengerjaan hingga tahun 2026. Direktur Keuangan dan Strategi ITDC Nugdha Achadie mengatakan, dengan pemangunan kawasan pariwisata ini, akan terjadi peningkatan jumlah lapangan pekerjaan serta pemberdayaan UMKM.

“Selain itu, pemanfaatan PMN ini juga akan mendukung pengembangan bisnis UMKM yang nantinya dapat menempati kios UMKM di Bazaar Mandalika, khususnya dalam hal perdagangan bahan mentah,” kata Nugdha, dilansir Jalajahnusae dari Kompas.

KEK Mandalika dibangun diatas tanah seluas 1.175 hektar di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB sebagai kawasan pariwisata terintegrasi. Sejak pembangungan awal yang dimulai pada 2016, yang sudah rampung antara lain infrastruktur jalan serta fasilitas umum dan sosial, diantaranya jalan utama kawasan sepanjang 4 km dan Kuta Beach Park beserta fasilitas bilas, locker dan toilet.

Selain itu, infrastuktur yang rampung yakni Masjid Nurul Bilad yang mampu menampung hingga 4.000 jamaah, pusat pengawasan area pantai Balawista, dan sebanyak 303 unit stall Bazaar Mandalika beserta Sentra Parkir.