Bumi Ciherang Penuh, 35 Santri Positif Covid-19 Diisolasi di Pesantren

by -
Ilustrasi (pixabay)

CIANJUR, Jalajahnusae.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk mengisolasi 35 santri di salah satu pondok pesantren.

Keputusan ini diambil mengingat perumahan Bumi Ciherang, Kecamatan Pacet yang selama ini digunakan untuk karantina pasien Covid-19 sudah penuh.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan, karantina dilakukan di lingkungan pesantren merupakan pilihan terakhir, setelah beberapa tempat pusat isolasi pasien Covid-19 penuh.

“Ada 35 orang yang terkonfirmasi dan saat ini sedang diisolasi di lingkungan pesantren,” kata Yusman kepada wartawan di lingkungan Pendopo Bupati Cianjur, Rabu (4/11/2020).

Yusman mengatakan, lingkungan pesantren dipilih sebagai tempat isolasi mengingat pusat isolasi di Bumi Ciherang Pacet Cianjur sudah tidak mampu menampung jumlah pasien.

Lingkungan pesantren telah disterilisasi dan aktivitas pembelajaran diliburkan.

“Santri-santri yang negatif hasil swab kemarin telah dipulangkan,” ujar dia.

Yusman mengatakan, isolasi di bawah kendali dan pengawasan ketat Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan.

“Pihak pesantren hanya menyiapkan tempat. Tenaga medis, paramedis, obat-obatan dan makanan dipasok Dinas,” ucap Yusman.

Menurut Yusman, pihaknya masih melakukan penelusuran kontak terkait klaster baru penyebaran Covid-19 tersebut.

“Seluruh tenaga pengajar juga telah dites swab. Tinggal menunggu hasilnya. Soal mulanya dari mana, masih ditelusuri. Namun, kemungkinan berasal dari luar lingkungan pesantren,” kata Yusman.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 35 orang santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpapar Covid-19.

Mereka beberapa hari ke depan harus menjalani karantina hingga waktu yang belum ditentukan. (kom/adh)