Ketua PHRI Haryadi: Pemerintah Membiarkan Badan Promosi Indonesia Mati Suri

oleh -
Ketua Umum PHRI Haryadi BS Sukamdani (kanan) saat berbincang-bincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelum menuju ruang acara Rakernas PHRI beberapa waktu lalu. Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi BS Sukamdani menyayangkan pemerintah yang tidak memberdayakan Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI). Dampaknya, pencapaian sektor pariwisata menjadi tidak optimal.

“Saya melihat dalam pengembangan destinasi juga tidak focus. Pemerintah lebih menitikberatkan pada branding saja,sementara dari sisi promosi diabaikan. Padahal Indonesia memiliki banyak keunggulan sehingga jika terus dipromosikan bisa mendatangkan wisatawan mancanegara,” kata Haryadi ketika dihubungi Jalajahnusae,Jumat sore (06/09/2019).

Haryadi dimintai tanggapannya terkait  upaya pencapaian wisatawan mancanegara yang hingga saat ini masih relatif kurang.

Hal ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik,dimana sepanjang Januari-Juli 2019 realisasi kunjungan wisman baru 9,31 juta orang.

”Memang ada persoalan daya beli, bencana alam, dan faktor lain. Namun, jika promosi terus gencar, siapa pun akan terdorong untuk datang ke Indonesia,” tambah Haryadi.