Mall dan Taman Kota Di Bangkok Mulai Diserbu Warga

oleh -
Sejak pembatasan perjalanan dicabut, Kota Bangkok,Thailand kembali menggeliat. Berbagai pertunjukan mulai digelar. Seperti Penari tradisional Thailand saat tampil di Kuil Erawan, tempat wisata yang populer ini. Mereka mengenakan pelindung wajah. Inilah perubahan (new normal) pasca Covid-19. Foto: IG-@telegraph

JALAJAHNUSAE.com – Hari pertama pelonggaran pembatasan perjalanan di Ibu Kota Bangkok,Thailand warga langsung menyerbu taman-taman kota,mall, salon dan pusat perbelanjaan lainnya.

Pemerintah Thailand sebelumnya telah memberlakukan pembatasan warganya untuk bergerak demi memerangi penyebaran virus corona (Covd-19).

Kegembiraan terasa di Bangkok yang terkenal dengan wisata kulinernya sejak Minggu (3/5/2020). Banyak tempat makan yang kembali buka. Bahkan berbagao pertunjukan seperti tari tradisional mulai digelar di beberapa venue destinasi.

Meski demikian, belum ada aturan yang jelas soal jarak sosial di tempat makan yang menyediakan area duduk.

Tempat makan di Thailand diminta menjaga jarak pelanggan setidaknya 1,5 meter dan mempraktikkan berbagai tindakan sanitasi, dimulai dengan kewajiban mengukur suhu pelanggan dan staf hingga kewajiban memiliki lubang udara.

Warga Kota Bangkok mulai memadati jalanan di pusat kota setelah pencabutan pembatasan perjalanan. Foto:IG-@ zosch23

Tempat makan kecil yang biasanya dapat menampung 20 orang mungkin kini hanya bisa menampung delapan hingga 10 orang dengan peraturan baru tersebut.

Sejak pertengahan Maret, banyak tempat makan yang buka hanya untuk layanan pesan antar. Begitu juga dengan bar.

Pembatasan perjalanan di Thailand telah berlaku sejak 10 April dan berakhir pada akhir bulan, tetapi pemerintah provinsi, termasuk Bangkok, dapat menerapkan kembali larangan tersebut kapanpun.

Saat pembatasan perjalanan diumumkan, terjadi antrean panjang di tempat belanja, sebagian besar datang untuk membeli bir.

Dengan dicabutnya pembatasan perjalanan pada hari Minggu, antrean panjang kembali terlihat di tempat belanja. Lagi-lagi banyak datang untuk yang membeli bir.