Jalan Dipatiukur Kota Bandung Ditutup, Pedagang Kali Lima Pilih Main Bola

oleh -
Para pedagang kaki lima di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung ini memilih bermain bola setelah jalan masuk ke tempat berjualan mereka ditutup petugas Dinas Perhubungan, Jumat petang (03/12/2020). (Foto: Jalajah Nusae/Adhi)

BANDUNG, Jalajahnusae.com  — Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jawa Barat sejak Jumat petang (04/12/2020) ditutup. Petugas dinas perhubungan menutup akses menuju ke gedung sate dari arah simpang Dago tepat di depan Tugu Monumen.

Pemantauan Jalajahnusae.com, banyak kendaraan yang terpaksa berputar balik karena tidak mengetahui adanya penutupan.

Kawasan Dipatiukur selama ini dikenal cukup padat dengan mobilitas warga yang cukup tinggi. Terlebih, selain sebagai pusat kuliner dan perniagaan lainnya, Jalan DU—demikian sering disebut berada di wilayah Kampus Universitas Padjajaran.

“Saya tidak tau kalau ada penutupan ini. Ya, sudahlah, kita terpaksa putar balik lagi,” kata Santi, bersama anaknya yang berumur balita ketika diminta petugas untuk memilih alternatif jalan lain.

Jalan Dipatiukur, Kota Bandung sejak jumat petang (03/12/2020) ditutup. (Foto: Adhi)

Penutupan akses di Dipatiukur menyusul diterapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional akibat perubahan Kota Bandung kembali masuk Zona Merah Covid-19.

Selain banyak warga yang kecele, para pedagang makanan kaki lima yang selama ini membuka dagangannya langsung mengalami penurunan pengunjung cukup dratis.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, para pedagang memilih menjadikan jalan yang ditutup untuk bermain bola.

Pengendara sepeda motor pengantar siap saji memilih berputar balik karena adanya penutupan Jalan Dipatiukur. (Foto:Adhi)

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Jawa Barat, Ema Sumarna menyebutkan, keputusan pihaknya menaikan kembali stasus menjadi Zona Merah setelah melihat tingginya tren  lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Dari hasil evaluasi Tim Satgas Covid-19 ada grafik mobilitas masyarakat yang tinggi pada libur panjang akhir Oktober 2020 lalu.

“Kemarin ada libur panjang, dan tidak terasa saat itu juga, sekarang imbasnya,” kata Ema di Bandung.

Foto: Adhi

Menurut Ema, saat ini ada 759 orang yang masih terkonfirmasi Covid-19 secara aktif di Kota Bandung. Hal itu menyebabkan tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di Kota Bandung nyaris terisi penuh.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, sejauh ini total kasus sebanyak 3.560.

Dari jumlah tersebut, 2.688 orang sudah dinyatakan sembuh; dan 113 orang dinyatakan meninggal dunia dalam status terkonfirmasi Covid-19.

Kemudian sebanyak  759 orang masih terkonfirmasi Covid-19 aktif dan belum dinyatakan sembuh. (adh)