Kota Cipanas Kembali Dibanjiri Wisatawan Asal Jakarta

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Memasuki akhir pekan Kota Cipanas, Cianjur, Jawa Barat kembali dipadati wisatawan. Dibanding, minggu sebelumnya keramaian di kota berudara sejuk ini meningkat seiring dengan fase Adaptasi Kehidupan Baru (AKB).

Seperti yang terlihat, Sabtu (4/7/2020), kawasan Istana Presiden Cipanas yang berdekatan dengan alun-alun atau warga setempatnya menyebutnya lapangan Brimob dipadati pengunjung.

Ada yang memang datang untuk berolahraga, ada juga yang hanya sekedar kongkow menghabiskan petang sambil menikmati jajanan kuliner.

Pengelola fasilitas alun-alun ini sendiri belum membuka secara penuh. Mereka yang ingin memasuki lapangan hanya diberi akses satu pintu masuk. Itu pun seukuran tubuh orang dewasa.

Sebelum muncul wabah virus corona (Covid-19), Lapangan Brimob ini selalu ramai. Ribuan orang berkumpul sejak Sabtu dan Minggu pagi. Kebanyakan adalah warga Kota Cipanas, namun juga tak sedikit wisatawan—dari Jakarta dan sekitarnya ikut menikmati suasana di kawasan ini.

Kesejukan udara dan kenyamanan menjadi alasan warga Jakarta memiliki kota ini untuk menghabiskan libur akhir pekan.

Jangan heran, memasuki Jumat sore hingga Minggu petang kota ini dipadati kendaraan bernomor polisi B.

Selain menikmati beberapa objek wisata seperti Taman Bunga Nusantara, Little Venice Kota Bunga Cipanas, Istana Presiden Cipanas, Taman Cibodas dan beberapa wisata alam lainnya, wisatawan akan menyerbu ikon kuliner khas daerah ini, Sate Maranggi Sari Asih.

Di Taman Bunga Nusantara Cipanas, tak hanya menyediakan pemandangan warna-warni bunga, pengunjung  bisa menikmati beberapa wahana hiburan seperti kereta, super go cart, kincir sundul langit, berkuda, bom bom boat, ATV dan masih banyak lagi. Di Taman Bunga Nusantara juga terdapat 3 Taman yaitu taman Jam, Labirin dan Perancis.

“Alhamdullilah ramai lagi sekarang. Mudah-mudahan bisa seperti ini terus kedepan,” kata Asep, pedagang bubur ayam di dekat Palace Hotel Cipanas.

Menurut Asep, dua bulan ke belakang dagangannya sempat sepi. Bahkan ia sempat tidak berjualan karena tidak ada pengunjung yang datang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Nano Indrapraja mengakui geliat wisatawan yang berkunjung di Kota Cipanas, Cianjur dan sekitarnya mulai terasa.

“Memang secara keseluruhan okupansi hotel belum meningkat signifikan ya. Tapi melihat dari kondisi ada sekarang, kita berharap beberapa minggu ke depan kembali normal seperti Covid-19,” kata Nano.

(adh)