Bandara Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual,Dimana Saja?

oleh -
Suasana Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali nampak lengang dua hari menjelang nyepi beberapa waktu lalu. Dampak pandemi corona kegiatan operasonal bandara juga disesuaikan. Foto:IG-@kabarnusacom

JALAJAHNUSAE.com – Sebagai salah satu upaya perusahaan mengurangi penyebaran Covid-19,PT Angkasa Pura I (Persero) menerapkan layanan pelanggan virtual di 12 bandara yang dikelola AP 1.

Selain itu, fasilitas ini diharapkan memberikan layanan yang optimal melalui kenyamanan berinteraksi dengan petugas.

“Layanan pelanggan virtual ini merupakan salah satu wujud penerapan jarak fisik di bandara, selain pengaturan jarak minimal satu sampai dua meter di area publik bandara, sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (2/4/2020), seperti dikutip dari Antara.

“Peluncuran layanan ini juga bentuk upaya perusahaan untuk membuat pengguna jasa bandara tetap merasa nyaman ketika berinteraksi dengan petugas bandara di tengah situasi pandemi seperti ini,” tambahnya.

1.Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

2.Bandara Juanda Surabaya

3.Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

4.Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo

5.Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

6.Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

7.Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

8.Bandara Adi Soemarmo Solo

9.Bandara Sam Ratulangi Manado

10.Bandara El Tari Kupang

11.Bandara Lombok Praya

12.Bandara Pattimura Ambon

Layanan pelanggan virtual yang dimaksud adalah layanan petugas layanan pelanggan yang tidak berhadapan langsung secara fisik dengan pengguna jasa bandara, tetapi melalui perangkat layar monitor.

Petugas layanan pelanggan yang semula bertugas memberikan layanan informasi kepada pengguna jasa bandara di gerai layanan pelanggan, kini ditempatkan secara terpusat di Airport Operation Control Center (AOCC) dengan fasilitas layanan menggunakan teknologi teleconference.

Interaksi antara pengguna jasa dengan petugas layanan pelanggan dilakukan melalui layar monitor yang disediakan.

Untuk membantu memberikan kemudahan bagi para penumpang dalam menggunakan layanan ini, telah disediakan panduan penggunaan layanan pada layar monitor TV yang berada di gerai layanan pelanggan.

“Penerapan layanan ini dilakukan selama masa tanggap darurat Covid-19 berlangsung,” katanya.

Untuk jumlah titik lokasi layanan pelanggan virtual berbeda di masing-masing bandara, bergantung pada luasan dan kepadatan bandara tersebut.

Misalnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, terdapat lima titik layanan pelanggan virtual di terminal penumpang yaitu:

– lobi terminal keberangkatan internasional

– lobi terminal kedatangan internasional

– ruang tunggu terminal keberangkatan internasional

– area konter check-in terminal keberangkatan domestik

– ruang tunggu terminal keberangkatan domestik.

(adh/kom)