Kemenparekraf Terus Genjot Kenaikan Sektor Pariwisata

by -
Ilustrasi - Sumber: Instagram Garuda Wisnu Kencana

Jalajahnusae.com – Pemerintah proyeksikan tahun ini nilai ekonomi tumbuh hingga 5 persen. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kreatif yang diprediksi tumbuh dua persen sampai tiga persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pada tahun ini pemulihan tersebut berlanjut. Tercatat pada 2019 share pariwisata dan ekonomi kreatif kepada produk domestik bruto (PDB) masih tumbuh sebesar 7,26 persen.

“Pada 2020 minus 2,49 persen dan dari tenaga kerjanya juga minus 2,49 persen dibanding 2019 sebesar 4,02 persen. Kita harapkan pada tahun ini akan rebound. Saya yakin semuanya diawali dengan kenaikan lapangan kerja sektor sektor utama ini seperti pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga, Jumat (5/3) dilansir dari Republika.

Menparekraf menjelaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) paling terdampak pandemi. Semakin besar tantangan, maka semakin baik juga hasilnya jika Indonesia bisa melalui pandemi covid-19. Menurutnya, saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sangat memprihatinkan, terlihat dari pertumbuhannya banyak yang minus.

Dari data Kemenparekraf, jumlah wisatawan mancanegara dari tahun 2019 – 2020 menurun. Penurunannya hampir 75 persen. Sementara wisatawan lokal turun 30 persen. Karena hal itu, total hampir 1,58 juta pekerjaan khususnya pariwisata terdampak pandemi.

Sandiaga mengatakan saat ini pemerintah sedang berupaya menaikan nilai melalui program Bangga Berwisata di Indonesia (#diindonesiaaja). Ia pun melanjutkan, ada 55 juta masyarakat kelas menengah yang berpotensi untuk digarap.

Dirinya menegaskan akan terus berupaya meningkatkan sektor pariwisata, dengan catatan pemerintah harus bisa mengendalikan penularan virus Covid-19.