BPC PHRI Sebaiknya Fokus Di Daerah Masing-masing

oleh -
Ketua BPD PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Eryono (memegang mik) saat berbicara dalam acara pariwisata belum lama ini. Foto: dok pribadi

JALAJAHNUSAE.com – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) sebaiknya fokus menggali potensi di daerah. Ini menjadi penting ditengah kompetisi global yang menuntut pelayanan lebih prima. Termasuk didalamnya, bagaimana bisa ikut berperan aktif mengembangkan pariwisata bersama pemerintah.

“Dari hasil rapat kerja daerah (rakerda), kami memiliki kesepakatan yang sama bahwa teman-teman BPC PHRI di Yogyakarta ingin lebih fokus menggarap potensi yang ada. Diantaranya, bagaimana membangun kerjasama dengan pemerintah daerah sebaik mungkin,” kata Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Eryono kepada Jalajahnusae.com,Rabu (05/02/2020).

Deddy—yang belum genap satu tahun terpilih sebagai Ketua PHRI ini mengemukakan di kepengurusan PHRI Yogyakarta sengaja tidak memasukan keterwakilan BPC. Keputusan ini dilakukan agar mereka lebih fokus bekerja untuk membangun organisasi di daerah tingkat dua dan kota.

“Kebersamaan di organisasi kami ini  jauh lebih penting. Begitu pun dalam program yang dijalankan harus ada saling penguatan. BPD concer membantu teman-teman di BPC untuk hal yang dianggap perlu dipecahkan secara bersama-sama,” lanjut Deddy.

Menurut Deddy, selama ini hubungan PHRI, baik di BPD dan BPC dengan  pemerintah daerah terjalin cukup baik. Termasuk juga  bantuan dari pemerintah daerah  yang sering dianggarkan untuk kepentingan  masing-masing BPC.

“Oleh sebab itu, kami sangat memahami organisasi ini harus berjalan sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Kalau untuk BPD itu kan perannya lebih pada koordinasi, menguatkan kinerja BPC. Lha, kalau nanti yang di BPC ingin berbondong-bondong masuk di kepengurusan BPD, siapa yang ngurus BPC,” tambah Deddy.

Dijelaskan Deddy, pada Rakerda yang  berlangsung di Restoran Sekar Kedaton Yogyakarta  akhir Desember lalu dengan  diikuti 4 BPC PHRI yakni BPC Kabupaten Sleman,Kabupaten Kulonprogo,Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Bantul telah disahkan program kerja tahunan.

“Program kerja BPD DIY ini nantinya akan diakomodir oleh BPC-BPC yang sesuai dengan daerahnya,” jelas Deddy.

Selain itu dalam hasil rapat Rakerda tersebut juga ada point yang merekomendasikan untuk mengusung kembali Haryadi Sukamdani menjadi Ketua Umum PHRI periode berikutnya.

(adh)