ASITA: Materi WJF 2019 Oke, Sayang Belum Diimbangi Fasilitas Pengunjung

oleh -
Seorang kameraman mengabadikan karnaval di Wseta Java Festival 2019 yang berlangsung di Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate,Sabtu (02/11/2019). Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Association Of The Indonesian Tous ang Travel Agencies/ASITA) memberikan penilaian cukup baik pada event West Java Festival (WJF) 2019 yang berlangsung di kawasan Gedung Sate, 1-3 November 2019.

Terutama materi event sangat menarik karena keragaman seni budaya dan kuliner. Dilihat dari antusias pengunjung juga memperlihatkan bahwa penyelenggara event mampu memberikan suguhan yang menghibur.

“Sayangnya, event sebagus ini belum diimbangi dengan fasilitas pengunjung. Terutama area parkir yang refresentatif. Banyak pengunjung yang harus berputar-putar untuk mendapatkan parkir,” kata Ketua DPD ASITA Jawa Barat Budijanto Ardiansjah kepada Jalajahnusae.com,Sejin (04/11/2019).

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Jawa Barat Budijanto Ardiansjah. Foto:Jalajah Nusae/adhi

Menurut Budijanto, pemerintah daerah sudah harus memikirkan venue untuk event berkelas WJF 2019 ini. Gedung Sate sudah tidak tepat untuk tempat perhelatan dengan kapasitas pengunjung yang lebih dari 10.000 orang.

“Bukan saja bagi pengunjung, masyarakat umum sudah mulai merasakan terganggu setiap akhir pekan. Khususnya saat ada event di Gedung Sate. Saya berharap ke depan sudah ada venue untuk event-event yang sering digelar di Gedung Sate,” kata pria yang  akrab disapa Budi ini.