Wisata Outdoor Gunung Mas Puncak Bogor Kembali Beroperasi

oleh -
Objek Wisata Outdoor Agrowisata Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali dibuka untuk umum mulai Sabtu (04/7/2020). foto: IG-@trickeffectid

JALAJAHNUSAE.com – Objek wisata outdoor Agrowosata Gunung Mas,Puncak,Kabupaten Bogor, Jawa Barat dibuka kembali untuk umum, Sabtu (4/7/2020).

Open perdana di masa transisi The New Normal Covid-19 ini, tak disia-siakan wisatawan. Apalagi beroperasinya kembali kawasan tersebut bertepatan dengan libur akhir pekan.

Tampak sejak pagi hari kendaraan antre untuk memasuki kawasan yang dikenal dengan kesejukan udara dan keasrian aalmnya ini.

Wisatawan bisa mengeksplorasi keseruannya di Puncak. Beragam experience terbaik tersebut tetap dikemas di dalam standard protokol kesehatan. Jadi, wisatawan tetap aman, sehat, dan nyaman.

“Betul, mulai hari ini destinasi outdoor Agrowisata N8 Gunung Mas bisa diakses secara full. Tetap dengan protokol kesehatan, wisatawan bisa kembali menikmati semua fasilitas yang ada disini,” kata  Manager Agrowisata Gunung Mas Hikmat Eka Karyadi kepada Jalajahnusae.com, Sabtu malam (4/7/2020).

Menyesuaikan protokol kesehatan, Outdoor Agrowisata N8 Gunung Mas beroperasi pukul 06.00-16.00 WIB.

Kunjungan perdana di kawasan wisata Gunung Mas Puncak,Bogor. foto: dok

Manajemen  menerapkan peraturan khusus melalui pembatasan jumlah wisatawan 1.500 orang.

Tujuannya agar pergerakan masa cair sekaligus memberikan jarak cukup antar wisatawan. Lebih khusus lagi, wisatawan juga wajib mengenakan masker dan mengukur suhu tubuh.

“Outdoor Agrowisata N8 Gunung Mas tetap mengacu kepada protokol kesehatan pemerintah. Masker jadi kewajiban bagi siapapun. Pada pembukaan tahap I, pergerakan wisatawan tetap diawasi jumlah dan sebarannya. Mereka harus jaga jarak. Selain itu, suhu tubuh juga tidak lebih dari 37,5 Derajat Celcius. Proses antrian di pintu masuk juga kami atur agar tidak terjadi penumpukan masa,” terang Eka.

Secara detail, penerapan protokol kesehatan Outdoor Agrowisata N8 Gunung Mas mengacu Peraturan Bupati Bogor Nomor 40 Tahun 2020.