Pelaku Pariwisata Bandung Harus Sadar Diri Soal Lingkungan

by -
Ilustrasi. Takuban Perahu. Foto: dok humas jabar

JALAJAHNUSAE.com – Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia Jawa Barat (FK3I Jabar) menekankan kepada pelaku pariwisata untuk memperhatikan masalah sampah dan penerapan protokkol kesehatan saat libur lebaran 2021.

Pernyataan tersebut sebagai respon dari aturan pemerintah mengenai pariwisata yang dibuka saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Ketua Badan Pengurus FK3I Jabar Dedi Kurniawan mengatakan bahwa pelaku pariwisata masih kurang memperhatikan masalah lingkungan.

“Kami masih menilai pengelola kawasan dan pemilik wisata masih belum mementingkan dan peduli terhadap kelestarian lingkungan,” kata Dedi, dilansir Jalajahnusae dari Pikiran Rakyat, Selasa (4/5/2021).

Pihaknya melanjutkan bahwa masalah sampah dapat menjadi pemicu penularan Covid-19, belum lagi, sampah dapat memicu terjadinya kebakaran.

Sorotan masalah tersebut ditujukan kepada Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan, menyusul pemberitaan bahwa Pemkab mengizinkan kegiatan wisata saat libur lebaran 2021.

“Walau di sisi lain sektor pariwisata yang sedang terpuruk dicoba dihidupkan perlahan, namun jangan sampai mengabaikan kaidah lingkungan,keamanan terutama kesehatan semua pihak,” kata Dedi.

Dirinya berharap pihak berwenang untuk menertibkan dan menjaga kawasan wisata yang ada di wilayah Bandung Utara.

Lalu, Dedi melanjutkan bahwa FK3I Jabar telah menghimbau kepada Perhutani Adm Bandung Utara dan pengelola wisata wilayah Lembang untuk memperhatikan masalah kebersihan lingkungan dan penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut juga berlaku untuk wilayah Bandung Selatan.

“Kami berharap Lebaran saat ini sebagai momentum perbaikan pengelolaan dan pengendalian lingkungan di areal wisata dan penerapan aturan (protokol kesehatan yang) ketat,” pungkas Dedi. (JAV)