Sebutan Tepat Wisata Halal Danau Toba Adalah “Muslim Friendly Tourism”

oleh -
Wisatawan ini sedang menikmati keindahan danau toba dari kapal penyeberangan menuju Simalungun. Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Ketua Tim Quick Win 5 Destinasi Super-Prioritas, Irfan Wahid menilai ada kekeliruan dalam menterjemahkan wisata halal di kawasan Danau Toba. Akibatnya, wacana yang diluncurkan Pemerintah Sumatera Utara untuk menyajikan wisata halal di toba  tersebut menjadi kontroversi.

“Saya melihatnya ada salah penggunaan terminologi di sini. Mungkin bukan wisata halal yang dimaksud, tetapi Muslim Friendly Tourism. Yaitu, wisatawan yang Muslim mudah mendapatkan makanan yang halal, mudah mendapatkan tempat salat, dan lain-lain,” ujar Irfan Wahid, Senin (2/9/2019).

Adapun kawasan Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Quick Win dibentuk untuk mengakselerasi pengembangan potensi berbagai destinasi tersebut.

Irfan menyebut, penggunaan istilah yang tepat untuk konsep wisata di Danau Toba adalah Muslim Friendly Tourism.