Menparekraf Respons Perkembangan Corona di Indonesia Terhadap Pariwisata

oleh -
Menparekraf Wishnutama saat memberikan keterangan kepada pers usai mengikuti Ratas di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (25/2) lalu. (Foto Setkab)

JALAJAHNUSAE.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio merespons kabar terbaru terkait positifnya dua WNI yang telah dinyatakan positif Corona. Menurutnya, penerapan kebijakan stimulus sektor pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan mancanegara (wisman) baru akan dilakukan menunggu hingga wabah Covid-19 mereda dan suasana kembali kondusif.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (2/3/2020), melalui siaran pers Kemenparekraf, Wishnutama menyampaikan hal terpenting dalam kondisi saat ini adalah mengutamakan penanganan dan antisipasi agar tidak semakin meluas.

Ia menambahkan, pihaknya juga sangat prihatin atas semakin meluasnya wabah virus yang pertama kali dilaporkan terjadi di Wuhan, Tiongkok itu. Bahkan dua WNI pun telah dinyatakan positif terjangkit corona sekaligus menjadi kasus Covid-19 pertama di tanah air.

“Sementara ini kami akan lebih memfokuskan program pada penanganan wisman yang masuk ke destinasi Indonesia saat dimulainya periode penyebaran virus dimaksud, menambah peningkatan kualitas destinasi pariwisata melalui environment sustainability, health and hygiene, dan safety and security,” paparnya.

Hingga kini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga terus memantau perkembangan ekosistem pariwisata di tengah wabah virus corona yang terjadi di Indonesia.

“Kami juga ingin menyampaikan empati kepada dua orang warga yang positif terjangkit virus corona. Semoga kedua warga yang terjangkit virus corona bisa pulih kembali dan beraktivitas seperti sediakala,” ucap Wishnutama.

Wishnutama juga menjelaskan, saat ini pemerintah telah memiliki SOP yang memiliki standarisasi sesuai kriteria yang diterapkan di dunia internasional. Selain juga memiliki anggaran khusus yang diprioritaskan untuk menangani persoalan tersebut.