Gubernur Ridwan Kamil Terapkan Tiga Strategi Pariwisata

oleh -
Seorang penari menaburkan benih padi di hadapan para tamu undangan dalam pembukaan West Java Festival (WJF) 2019, Sabtu (02/11/2019) di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa West Java Festival (WJF) 2019 merupakan penutup rangkaian HUT Jawa Barat.

“Jawa Barat merupakan lintas budaya Jawa dan Betawi. Oleh sebab itu, dalam WJF juga ditampilkan seni budaya tiga daerah itu,” demikiam disampaikan Ridwan Kamil saat membuka WJF 2019 di Gedung Sate, Sabtu pagi (02/11/2019).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu juga berkesempatan me-launching Smiling West Java.

Dijelaskan Emil bahwa pihaknya telah menerapkan tiga strategi dalam pengembangan pariwisata di Jawa Barat.

Pertama, memperbaiki akses menuju kawasan wisata.Kedua, membuat destinasi danau diantaranya Situ Bagendit di Garut dan terakhir mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pangandaran dan Sukabumi.

“Dari catatan kami, setiap tahun ada 60 juta wisatawan yang berkunjung di Jawa Barat. Sebanyak 80 persen merupakan wisatawan domestik seperti dari Jakarta dan sekitarnya,” kata Emil.

Sebagai bentuk keseriusan Jawa Barat membangun kawasan wisata di telah dipersiapkan anggaran sebesar Rp. 500 miliar.

” Saat ini anggaran yang sudah kita salurkan untuk pengembangan destinasi Pangandaran sebesar Rp. 80 miliar,” tambahnya.

Hadir dalam pembukaan WJF 2019 Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhi Prabowo.

Saat berita ini diturunkan pukul 11.06 WIB prosesi acara sedang berlangsung dengan arak-arakan peserta carnaval.

(adh)