Prancis Berencana Mencabut Lockdown 11 Mei 2020

oleh -
Salah satu sudut di Kota Perancis yang selalu penuh wisatawan. Pemerintah Perancis berencana akan memcabut status lockdown pada 11 Mei 2020 mendatang. Foto:IG-@karlaesquerra

JALAJAHNUSAE.com – Melemahnya kasus baru Covid-19 membuat pemerintah Prancis berencana melonggarkan aturan dalam masa lockdown pada 11 Mei 2020 mendatang.

Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe mengatakan pelonggaran dilakukan setelah pemerintah menjamin stok masker untuk seluruh penduduk sudah tersedia. Nantinya pemerintah akan melakukan evaluasi terkait kebijakan lockdown pada 11 Mei hingga 2 Juni.

“Kami akan memulai membuka taman kanak-kanak dan sekolah dasar pada 11 Mei. Kemudian, kami juga akan membuka kembali sekolah menengah dimulai dengan kelas 6 dan 7. Sedangkan untuk sekolah menengah atas akan diputuskan pada awal Juni,” kata Philippe.

Prancis melaporkan angka kematian terendah dalam lima pekan terakhir yakni 218 korban jiwa karena terinfeksi virus corona dalam tempo 24 jam terakhir. Sehingga total korban meninggal karena Covid-19 di Prancis kini sebanyak 24.594 jiwa.

Terakhir kali Prancis mencatat jumlah kematian harian rendah yakni pada 23 Maret sebanyak 186 korban jiwa.

Sekitar 144 pasien saat ini sedang menjalani perawatan secara intensif.Prancis sempat mencatat jumlah pasien kritis tertinggi sebanyak 7.200 orang pada 9 April lalu.

Data statistik yang dihimpun Worldometers mencatat Prancis memiliki 167.346 kasus virus corona. Pasien yang dinyatakan sembuh kini mencapai 50.212 orang.

Prancis menjadi negara keempat dengan kasus dan angka kematian tertinggi akibat Covid-19 di Eropa. Spanyol menjadi negara di Eropa dengan kasus corona terbanyak yakni 242.988 dengan 142.450 pasien sembuh dan 24.824 orang meninggal.

Sementara Italia menjadi negara dengan korban jiwa tertinggi di Eropa, sebanyak 28.236 jiwa dari 207.428 kasus.

(adh/cnn)