Wisata di KBB Lesu, Pemkab Akan Beri Diskon Bagi Wisatawan

oleh -
Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Floating Market yang berada di lembang tutup sementara. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE – Dampak pandemik Corona, wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) lesu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pun berinisiatif memberikan diskon untuk para wisatawan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Promosi Disparbud KBB, Ibrahim Aji sebagai langkah recovery, untuk mengembalikan geliat pariwisata KBB, pasca Pandemi Covid-19.

Disparbud, kata Aji, sudah berancang-ancang. Bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) untuk membuat semacam imbauan agar pengelola wisata melakukan penjualan tiket murah atau diskon, sebagai bentuk promosi.

Aji mengaku, pihaknya saat ini belum bisa berbuat banyak untuk mengembalikan kondisi pariwisata KBB. Karena kondisi negeri pun masih dilanda wabah Covid-19.

“Paling-paling kita mengimbau bagi para pengusaha hotel dan restauran agar tetap melakukan protokol kesehatan saat menerima tamunya. Karena kesehatan paling penting untuk saat ini,” ungkap Aji, Kamis (2/4/2020).

“Kita berdoa saja, agar wabah ini cepat berlalu dan kondisi kembali normal supaya perekonomian masyarakat juga stabil lagi,” timpalnya.

Baca Juga:Gara-gara Corona, Raja Thailand Isolasi Diri Bersama 20 Selir di Hotel Mewah Jerman

Saat ini, lanjut Aji, Disparbud masih melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait penurunan pengunjung di berbagai destinasi wisata, hotel dan restauran, termasuk merancang strategi recovery.

Pandemi COVID-19 sendiri diakui Kepala Disparbud KBB, Sri Dustirawati memang membuat sektor wisata KBB lesu. Sebab, banyak objek wisata yang terpaksa berhenti beroperasi.

“Sebelum adanya Surat Edaran Bupati tempat wisata di Bandung Barat juga memang sudah sangat sepi. Mungkin karena para wisatawan juga takut terserang Covid-19,” ujar Sri saat dihubungi.

Namun, ia menganggap keputusan bupati yang menutup sementara wahana wisata di KBB sebagai langkah efektif guna mengurangi resiko penyebaran COVID-19.

“Kebijakan pak bupati (Aa Umbara)  untuk mencegah penyebaran virus Corona lebih meluas lagi,” katanya. (rb)