Disbudpar Kota Bandung Gelar Survei Dampak COVID-19 Bagi Usaha Kepariwisataan

oleh -
Survei Dampak COVID-19
Unggahan insta story @disbudpar.bdg

JALAJAHNUSAE.com – Wabah Corona (Covid-19) di Indonesia yang semakin berkembang saat ini, sangat berdampak bagi semua aspek kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menggelar survei kepada pelaku usaha Kepariwisataan untuk menilai sejauh mana dampak penyebaran Pandemi Covid-19 terhadap usaha kepariwisataan.

Survei ini dilakukan dengan tujuan umum, yakni mengumpulkan data yang akan digunakan untuk kepentingan kebijakan Pemerintah Kota Bandung dalam mensikapi dampak pandemi Covid-19. Lebih khusus lagi digelar sebagai dasar rencana aksi/mitigasi jangka pendek dan jangka panjang dengan sasaran seluruh stakeholder terkait di bidang pelayanan usaha pariwisata.

Disbudpar Kota Bandung sendiri mengajak partisipasi dari para pelaku usaha kepariwisataan di Kota Bandung. Pengumuman survei dan kuesioner ini pun diunggah melalui insta story @disbudpar.bdg.

Adapun cara pengisian survei dampak Covid-19 terhadap usaha kepariwisataan di Kota Bandung ini, diantaranya sebagai berikut ini.

  1. Survei dilakukan sejak dikeluarkannya kuesioner ini sampai dengan tanggal 11 April 2020 pukul 23.59 WIB
  2. Mengisi data usaha jasa pariwisata
  3. Kuesioner ini merupakan kuesioner dengan menggabungkan pertanyaan dengan sistem tertutup dan terbuka
  4. Data-data bersifat rahasia dan merupakan milik Pemerintah Kota Bandung
  5. Apabila ada pertanyaan dapat menghubungi Narahubung:
  6. Edward Parlindungan, S. Sos., MT, Telp 08112220569
  7. Didin Saepudin, SE, tlp : 081809356031

(IG)