Menparekraf Sandi Dorong Pengembangan Desa Wisata di Ngawi

by -
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Webinar “Mas Menteri Kangen Ngawi”, Senin (1/3/2021). Foto: Humas Kemenparekraf

JALAJAHNUSAE.com – Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menyimpan potensi desa wisata yang bagus untuk dikembangkan.

Saat ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno tengah mendorong pengembangan desa wisata tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Menparekraf dalam webinar “Mas Menteri Kangen Ngawi”, Senin 1 Maret 2021 malam.

Menparekraf Sandiaga mengakui Ngawi memiliki banyak potensi produk kreatif yang berkearifan lokal, seperti batik, teh, dan bonggol akar jati. Menurutnya, hal tersebut cocok dipadukan dengan pengembangan ekowisata yang berkaitan erat dengan desa wisata.

“Di Indonesia wujud dari ekowisata adalah desa wisata. Ada sekitar 200 desa di Ngawi, sehingga untuk mengembangkan potensi desa wisata ini perlu dukungan penuh dari Mas Bupati dan Pemerintah Kabupaten Ngawi,” ucap Sandiaga, seperti dikutip Jalajahnusae.com dari siaran pers di situs Kemenparekraf, Selasa (2/3/2021)

Di samping potensi desa wisata, Sandiaga mengatakan Ngawi memiliki potensi di bidang agrowisata. Letak Kabupaten Ngawi yang berada di sisi paling barat Provinsi Jawa Timur memiliki banyak industri pangan.

“Ngawi juga lumbung padi. Saya lihat banyak sekali industri pangan yang tumbuh di Ngawi dan bisa dijadikan agrowisata,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Kemenparekraf/Baparekraf tengah menggencarkan program pendampingan dan pengembangan wirausaha di desa wisata. Program ini juga dapat dilaksanakan di desa-desa wisata yang ada di Ngawi, salah satunya Desa Ngubalan yang merupakan desa wisata industri.

“Program-program ini gratis bagi semua yang punya ilmu dan kemampuan. Selain itu kami sedang merancang pendampingan untuk 244 desa wisata dan desa-desa yang ada di Kabupaten Ngawi ini juga akan menjadi prioritas kita,” ucap Sandiaga.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono merespons positif program pengembangan desa wisata tersebut. Bupati Ony berharap ke depannya akan ada kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dan Kemenparekraf/Baparekraf sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif  dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

“Kita tunggu kehadiran Mas Menteri dan jajaran di Kabupaten Ngawi untuk melihat langsung bagaimana kita berproses meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentu saja saya juga akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Ngawi,” ungkap Ony. (*adh)