Banjir,Australia Keluarkan Travel Advice Bagi Yang Ingin Ke Indonesia

oleh -
Seorang ibu bertahan di atap rumah, sementara suamianya berdoa di tengah banjir yang melanda Vila Nusa Indah, Jatiasih, Bekasi, pada Rabu (01/01/2020). Foto: IG-@jakarta.ku

JALAJAHNUSAE.com – Bencana alam banjir yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia memaksa pemerintah Australia mengeluarkan Travel Advice. Australia meminta warganya hati-hati saat liburan ke Indonesia.

Terutama jika ingin berpergian ke kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) yang sekarang sedang dilanda musibah banjir.

Hujan deras yang sempat mengguyur Jabodetabek pada hari Selasa (31/12/2019) sampai keesokan harinya sudah bikin beberapa wilayah kebanjiran. Jalanan juga lumpuh dan beberapa warga harus diungsikan.

Banjir di Jabodetabek pada saat pergantian tahun itu pun mencuri perhatian media internasional. Tak ayal, beberapa negara memberi Travel Advice alias imbauan perjalanan bagi warganya.

Salah satunya adalah Australia. Lewat website smartraveller.gov.au yang dikelola Department of Foreign Affairs and Trade seperti lansir, Kamis (2/1/2020) pemerintah Australia mengimbau warganya yang mau berpergian atau liburan ke Australia dalam waktu dekat ini.

Since 31 December 2019, there has been heavy rain and flooding in several provinces, resulting in injuries and deaths. Expect transport disruptions and follow the advice of local authorities,” begitu imbauan di website-nya.

Pemerintah Australia meminta warganya yang sedang di Indonesia untuk mengikuti arahan dari pemerintah Indonesia. Serta, memantau berita dari media untuk update informasi.

“Follow the advice of local authorities. Monitor media for updates,” tulisnya.

Sejauh ini pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif belum memberikan penjelasan, kawasan wisata mana saja sebetulnya yang harus masuk dalam zona merah.

(adh)