Pariwisata Arab Saudi Mulai Terbuka, Visa Wisatawan Diluncurkan

oleh -
Benteng Al Masmak di Riyadh, salah satu destinasi wisata sejarah di Arab Saudi. (Foto visitsaudi.com)

JALAJAHNUSAE.com – Arab Saudi sebagai negara Kerajaan Ultra-Konservatif Timur Tengah untuk pertama kalinya membuka diri bagi kunjungan wisatawan. Hal ini pun ditandai dengan peluncuran program e-visa baru bagi wisatawan.

Seperti dilansir laman nytimes.com, terbukanya pintu pariwisata Arab Saudi ini diperuntukkan bagi wisatawan yang tertarik mengunjungi karena alasan agama. Program visa ini juga berlaku untuk wisatawan dari 49 negara dengan masa tinggal selama tiga bulan.

Program visa tersebut merupakan aspek dari rencana reformasi ekonomi yang diperkenalkan Pangeran Mohammed bin Salman, pemimpin de facto Arab Saudi, untuk menurunkan ketergantungan kerajaan pada minyak.

“Untuk pertama kalinya kami membuka petualangan, warisan, dan sejarah bagi orang-orang yang akan mengunjungi Arab Saudi sebagai turis,” tutur Ketua Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi Ahmad Al-Khateeb dikutip dari CNBC.