BPS: Kunjungan Wisman Ke Indonesia Meningkat,Tapi Belum Normal

oleh -
Kondisi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia yang disampaikan BPS pada, Selasa (01/09/2020). (Foto:Ist)

JALAJAHNUSAE.com, Jakarta – Meski ada tren peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Juli 2020, namun secara hitung-hitungan pemerintah masih harus mencari jalan keluar agar untuk menanggulangi dampak penurunan akibar pandemi Covid-19.

“Sebab, penurunan jumlah wisman ini berdampak pada kegiatan pendukung pariwisata. Seperti tingkat penghunian kamar hotel, industri makanan, akomodasi, dan lain-lain,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Suhariyanto dalam video konferensi, Selasa (1/9/2020).

Ia melihat, pariwisata di tanah air masih  butuh waktu yang agak lama untuk recovery ke posisi normal. BPS sendiri mencatat, jumlah kunjungan wisman di bulan Juli 2020 capai 159.800 kunjungan.

Dijelaskan Suhariyanto, dengan jumlah tersebut, maka jumlah kunjungan wisman pada bulan ketujuh tahun ini meningkat 0,95% secara bulanan (mom).

“Kunjungan wisman pada Juli 2020 masih terbatas karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Indonesia yang belum terlepas dari Covid-19, juga banyak negara yang masih menerapkan larangan untuk pergi berwisata,” katanya.

Dengan demikian, secara kumulatif jumlah kunjungan wisman dalam tujuh bulan pertama tahun 2020, tercatat 3,2 juta kunjungan. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pun, jumlah ini anjlok 64,64%. (adh)