Status Zona Hijau Tak Menjamin Kawasan Wisata Aman Covid-19

oleh -
Tokoh Pariwisata Jawa Barat--yang juga Dewan Pakar PHRI Jabar, Dadang Hendar. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Tokoh Pariwisata Jawa Barat Dadang Hendar mengingatkan agar perubahan status Zona Hijau (Level 1) dalam leveling kewaspadaan COVID-19 oleh Gugus Tugas Jabar tidak mengendorkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Kami berharap pemerintah daerah, kota maupun kabupaten yang dinyatakan sudah masuk zona hijau tidak lengah. Sebab, ancaman virus corona (Covid-19) justru terjadi saat masyarakat eforia menganggap semua sudah dibebaskan,” kata Dadang Hendar di Sukabumi ketika dihubungi Jalajahnusae.com, Rabu (01/7/2020).

Dadang—yang dinobatkan sebagai tokoh pariwisata 2012 oleh Gubernur Jawa Barat saat itu menganggapi bahwa keputusan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjadikan Kota Sukabumi berstatus level hijau bukan berarti tak memiliki konsekuensi terhadap kemungkinan naiknya kembali kasus Covid-19.

“Semua tergantung dari komitmen semua elemen masyarakat, baik dari pemerintah daerah sendiri,industri pariwisata dan masyarakat secara umum,” katanya.

Menurut Dadang bagi masyarakat awam pelabelan Zona Hijau bisa diasumsikan sebagai kembalinya pada kondisi normal. Terlebih, bantasan antara kota dan kabupaten sangat tipis.