Indonesia Jalin Kerjasama Ekonomi Pariwisata Dengan Negara Visegrad

by -
Patung Monumen Mehmed Pasa Sokolovic di Visegrad. Foto: Pixabay

JALAJAHNUSE.com – Indonesia menjalin komitmen kerja sama ekonomi dengan negara Visegrad. Kerjasama tersebut meliputi beberapa sektor ekonomi pariwisata dan digital.

Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya mengatakan Grup Visegrad yang terdiri dari Republik Ceko, Hongaria, Polandia dan Slowakia dinilai menjadi langkah awal masuk ke perdagangan di Eropa.

Negara Visegrad memiliki kekuatan pasar hingga 600 juta konsumen berdaya beli tinggi. Tak hanya itu, negara Visegrad juga menjadi sumber penting investasi asing langsung di Indonesia.

“Negara-negara Visegrad juga merupakan Mitra potensial dalam kepentingan ekonomi tertentu, seperti pembiayaan infrastruktur, Transportasi, energi terbarukan, Pengelolaan limbah dan Air, ekonomi hijau, ekonomi digital, dan saya pikir daftarnya dapat terus berlanjut,” kata Swajaya, dilansir Jalajahnusae.com dari bisnis, Jumat (30/4/2021).

Dirinya melanjutkan bahwa angka kunjungan turis negara Visegrad ke Indonesia terus terlihat. Pada 2014, angkanya mencapai sekitar 24.000 wisatawan, lalu naik hingga 90.000 kunjungan pada 2019. Hingga pada 2020, angka unjungannya mencapai 22.181 orang pada periode Januari – Maret.

“Kami berharap tren ini akan berlanjut setelah perbatasan dibuka. Dan tentu saja, aktivitas pariwisata normal yang baru akan dimulai,” ujarnya.

Dari Kementerian Luar Negeri, Indonesia dan empat negara Visegrad mencatatkan perdagangan senilai US$971,5 juta pada 2016. Meski di tengah pandemi, angka tersebut naik 100 persen yakni sebesar US$1,3 miliar pada 2020. (JAV)