Samosir Music International 2019 Digelar Lebih Spektakuler

oleh -
Panorama indah Danau Toba di salah satu sudut Tuktuk Siadong Samosir. (Foto JalajahNusae/Adhi)

JALAJAHNUSAE.com – Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas pesonanya sudah tersohor dan selalu mampu membuai wisatawan yang berkunjung ke sana. Selain keindahan alam, atraksi wisatanya pun menarik. Salah satunya Samosir Music International (SMI) 2019. Acara tersebut bakal digelar di Open Stage Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Samosir, pada 23-24 Agustus 2019.

SMI 2019 akan digelar lebih spektakuler dari tahun sebelumnya. Karena dimeriahkan sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Samosir. Ditambah komunitas-komunitas Zumba yang turut memeriahkan event selama dua hari tersebut.

Seperti dilansir laman pesona.travel, SMI akan menampilkan deretan pengisi acara yang mumpuni, seperti Viky Sianipar, Tongam Sirait, Alex Rudiart Hutajulu, Alsant Nababan, dan Jajabi Band. Bahkan tampil pula musisi mancanegara, Salammusik dari Malaysia. Band ini sudah lumayan besar dan terkenal di Malaysia hingga ke Eropa. Mereka terkenal dengan irama musik baru, yaitu gabungan dari unsur budaya dan modern. Genre musiknya masuk ke dalam rock, reggae dan hip hop.

Musisi Eropa juga ikut terlibat, yaitu Bagjuice dari Belanda. Band dengan enam personel ini mengambil unsur reggae dan dub band. Setiap personelnya mempunyai background musik yang sangat luas dan berbeda, namun mereka satukan sehingga menghasilkan sebuah bentuk musik yang menjadi ciri khas, hingga mudah untuk dikenal di Belanda. Berikutnya akan ada Sons & Preachers, band yang mulai dibentuk resmi sejak Januari 2018 dengan empat personel.

Event berkelas seperti Samosir Music International tersebut, sangat diperlukan bagi Danau Toba sebagai sebuah Kawasan Pariwisata Super Prioritas. Apalagi event ini selalu menyedot wisatawan dalam jumlah besar. Tahun 2018 saja, diperkirakan SMI disaksikan 15 ribu pengunjung.

Perhelatan SMI pun sangat diapresiasi Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia menilai event ini sangat baik sebagai upaya berbagai pihak menghadirkan atraksi berkelas di Danau Toba. Karena dengan itu diyakini Danau Toba akan semakin mendunia. Apalagi Samoris Music International merupakan konser musik yang spektakuler tanpa meninggalkan budaya Batak yang kaya.

“Konsepnya selalu sama 3A. Aksesnya baik, amenitasnya baik lalu didukung dengan atraksi yang berstandar global untuk mengundang wisatawan datang. Kalau soal alam, saya sudah tidak ragu lagi. Keindahan Danau Toba sudah diakui dunia. Aksesnya ada Bandara Silangit yang bertaraf Internasional. Amenitasnya sudah sangat baik. Atraksi berkelas dunia ini yang harus terus digelar di Danau Toba seperti SMI ini,” Ungkap Arief Yahya.*** (IG)