Tenun Baduy, Tampil Bersahaja Namun Mendunia

oleh -
Kain Tenun Baduy dengan tampilan warna dan motif yang sederhana. (Foto pesona.travel/Kodjang)

JALAJAHNUSAE.com – Baduy merupakan masyarakat adat di Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten. Masyarakat yang masih memegang teguh adat leluhur ini ternyata menyimpan potensi besar di bidang kain tenun, bahkan pamornya sudah mendunia.

Kain tenun Baduy, awalnya dibuat dan dipakai hanya untuk kalangan sendiri. Kain tenun tersebut bukan sekadar kain penutup tubuh, tapi juga simbol status sosial yang melekat di ragam motifnya. Sekarang pamor kain tenun Baduy sudah merambah dunia luar.

Nuansanya begitu bersahaja, namun penuh warna. Hal yang membuat menarik, hampir di tiap rumah dan kampung bisa ditemui kaum ibu sedang tekun menenun kain. Menenun merupakan kegiatan rutin wanita Baduy di sela-sela aktivitas sehari-hari mereka, seperti berladang. Semua proses menenun dikerjakan secara manual. Dari mulai memintal benang hingga menenun kain, mereka lakukan di teras rumahnya.

Seiring banyaknya wisatawan yang berkunjung ke sana, produk tenun ini menjadi produk cenderamata. Dan pewarna alami sudah tidak banyak dipergunakan lagi, utamanya bagi masyarakat Baduy Luar. Meski begitu alat tenun yang digunakan masih tradisional.