Dunia Melirik Sepeda Sebagai Transportasi Perkotaan

oleh -
Ilustrasi. Trend bersepeda akan mewarnai kota-kota besar di dunia. (foto: pixabay)

Manfaat Bersepeda

Otorotas Belanda sudah menyerukan  bahwa bersepeda ke tempat kerja setiap hari akan mengurangi depresi dan risiko kesehatan yang serius seperti penyakit jantung dan kanker.

Di Kopenhagen, di mana 43% orang bepergian dengan sepeda, pengendara sepeda menghindari 20.000 ton emisi karbon setiap tahun dengan meninggalkan kendaraan penumpang pribadi.

Di kota-kota dengan kualitas udara yang buruk, seperti New York, mengurangi emisi CO2 dapat membantu memerangi virus corona.

foto: pixabay

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa kematian akibat COVID-19 meningkat 15% di daerah dengan tingkat polusi udara yang lebih tinggi.

Ini menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap polutan udara yang berbahaya dapat membuat orang lebih rentan terkena kasus virus corona yang parah.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia?  (adh)