Hati-hati! Jangan Sering Konsumsi Makanan Siap Saji Saat Karantina

oleh -
Makanan Siap Saji
Makanan Siap Saji (Instan). (Foto: Halodoc)

JALAJAHNUSAE.com – Merebaknya pandemi Covid-19 membuat kita harus melakukan social distancing atau physical distancing dengan karantina mandiri di rumah. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Dengan begitu banyak beberapa hal yang harus disiapkan, salah satunya menyediakan berbagai macam makanan di rumah. Seperti mie instan, kornet, sarden, frozen food, makanan kaleng, dan makanan instan lainnya menjadi pilihan yang dapat disimpan dalam waktu lama. Selain tahan lama, makanan-makanan ini terbilang praktis dan tidak mudah busuk.

Namun, seperti kita ketahui kalau makanan cepat saji ini rendah kandungan nutrisinya dan kerap dicampur dengan pengawet agar lebih tahan lama. Makanan tersebut menjadi pilihan karena memang agak sulit untuk mencari bahan makanan yang masih segar selama pandemi. Nah, apakah masih aman bila terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji?

Ternyata, terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji dapat memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan, di antaranya:

Kekurangan Nutrisi

Jenis makanan olahan cepat saji sangat rendah nutrisi dibandingkan dengan makanan yang segar. Pada beberapa kasus, vitamin dan mineral sintetis ditambahkan ke makanan cepat saji untuk mengimbangi nutrisi yang hilang selama pemrosesan. Namun meski begitu, nutrisi sintetis ini tentunya tidak sehat seperti nutrisi alami yang kita peroleh dari makanan yang segar.

Jika kita semakin sering mengkonsumsi makanan olahan, maka semakin sedikit pula vitamin yang yang didapatkan. Kalau dibiarkan terus-menerus, tentunya tubuh kita bisa kekurangan nutrisi dan gampang jatuh sakit.