20 Negara Akan Ikuti Event Paralayang Di Sumedang

oleh -
Bupati Sumedang Donny Ahmad Murnir (kiri) saat menyampaikan persiapan penyelenggaraan West Java Paragliding World Championship And Culture Festival 2019 kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Kemenpar, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (25/7/2019). Foto: dok humas sumedang

JALAJAH NUSAE – Sekitar 80 pilot dari 20 negara akan mengikuti kejuaran paragliding (paralayang) tingkat internasional dalam event West Java Paragliding World Championship And Culture Festival 2019 di Sumedang, Jawa Barat pada 2-8 Oktober 2019.

Kejuaraan paragliding di Sumedang akan dijadikan sarana untuk mempromosikan pariwisata Sumedang sebagai ‘surga’ paralayang internasional sekaligus destinasi kelas dunia.

Bupati Sumedang Donny Ahmad Murnir dalam pertemuannya dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Kemenpar, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (25/7/2019), melaporkan persiapan penyelenggaraan West Java Paragliding World Championship And Culture Festival 2019.

Selain bertemu dengan Menteri Pariwisata, Bupati Sumedang juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi.

Dalam kesempatan tersebut,Munir menjelaskan rencana penyelengaraan kejuaraan paralayang termasuk kesiapan venue yang akan digunakan para atlet internasional.

“Pemerintah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, FASI Paralayang, komunitas, serta masyarakat lokal telah siap untuk menyuksesakan event ini,” kata Donny dalam siaran persnya.

Donny menjelaskan, ada tiga pertimbangan bagi Sumedang dalam menggelar West Java Paragliding World Championship And Culture Festival 2019.

Bupati Sumedang Munir sedang mempresentasi tentang kejuaraan dunia paralayang atau West Java Paragliding World Championship di hadapan Menpora Imam Nahrawi, Kamis (25/7/2019). Foto: humas sumedang

Pertama, Sumedang adalah daerah yang memiliki tempat yang sangat baik untuk olahraga udara, khususnya paralayang tidak hanya untuk kompetisi di level akurasi dan “cross country”, tetapi juga bagus untuk “fun fly” atau terbang gembira di atas Bendung Jatigede.

Kedua, Sumedang memiliki potensi budaya dan pariwisata yang tidak bisa ditemui di tempat lain sehingga mendapat julukan ‘Puseur Budaya Sunda’ atau Pusat Kebudayaan Sunda.