Kemenpar-Dokdiklat Gelar Wisata Militer di Labuan Bajo

by -
Wisata Militer-1
Komandan Kodiklat TNI AD Letjen AM Putranto memberikan kerajinan (cinderta mata) berubah tas bermotif budaya kepada Menparekraf Sandiaga Uno, Selasa 23 Februari 2021. (Foto: Dok Kemenparekraf)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengembangkan wisata militer di kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kolaborasi ini dilakukan bersama Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD) dengan menggelar event Java Overland 4 x 4 2021.

“Jadi di Bajo ada rencana dari Java Overland 4 x 4. Kita akan melaksanaan kegiatannya mulai tanggal 7 dari titiknya Labuan Bajo, memutari 3/4 Pulau Flores dan kembali lagi ke Labuan Bajo,” kata Komandan Kodiklat AD Letjen TNI AM Putranto saat bertemu dengan Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta.

Menparekraf Sandiaga Uno membenarkan bahwa dalam pertemuan dengan Kodiklat dalam upaya membahas potensi kolaborasi pariwisata dan ekonomi kreatif, salah satunya melalui wisata militer.

“Ini akan menjadi wisata yang menarik sekali,” kata Sandi—sapaan akrabnya.

Tujuan diadakannya event (Java Overland) ini adalah untuk membentuk rasa aman masyarakat melalui geliat pariwisata dengan semangat militerisme.

Disamping itu, juga memaksimalkan efek positif pariwisata untuk ekonomi Indonesia dan penciptaan lapangan kerja.

“Semoga event-eventnya dapat berjalan dengan lancar. Kami di Kemenparekraf siap untuk Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja),” tambah Sandi.

Event Java Overland 4 x 4  sendiri selalu digelar setiap tahun. Pada tahun 2020 digelar dari Solo ke Bandung, Jawa Barat dengan peserta berjumlah 99 orang.

Pada Java Overland X tahun 2020 juga dilaksanakan kegiatan bhakti sosial dengan membagikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di kawasan Banjarnegara, Boyolali, Banjar Patroman dan Kawasan Desa Hutan Mekarsari Gambung Ciwidey.

Selain itu, tim Java Overland X 2020 juga membantu pembangunan Masjid As Sholihin – Simo Boyolali, Mushalla di Desa Karang Jengkol Purbalingga, mendirikan Mushalla di Hutan Gambung untuk para petani kopi serta melaksanakan penanaman lima ratus pohon Rasamala dan kopi di area hutan Gambung, Ciwidey. (adh)