Jambore Kompepar Kuningan Dorong Optimalisasi SDM Pariwisata

oleh -
Jambore Kompepar yang diikuti 47 orang ini digelar berbarengan dengan acara Hajat Bumi Desa Cibuntu, yang juga dihadiri Bupati Kuningan. Foto:Ist

JALAJAHNUSAE.com – Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Jawa Barat menggelar Jambore Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), di Desa Wisata Cibuntu Kabupaten Kuningan baru-baru ini.

Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Hajat Bumi Desa Cibuntu Kabupaten Kuningan ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan kepariwisataan berbasis potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Alam serta memajukan Kompepar di Kuningan

Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik melalui Kabid Destinasi Pariwisata Disparbud Jabar Iwan Priatna mengatakan Jambore Kompepar perlu diselenggarakan untuk mendorong sektor pariwisata baik oleh berbagai elemen masyarakat.

“Sekitar 60 persen sektor pariwisita di Kab. Kuningan dikelola oleh masyarakat, 20 persen oleh swasta dan sisanya 20 persen perusahaan daerah. Contohnya,  Desa wisata Cibuntu Kab. Kuningan yang dikelola oleh masyarakat,” kata Iwan dalam keterangannya Minggu (20/10).

Dikatakannya, Desa Cibuntu sangat mengacu pada Sapta Pesona, sebagai konsep dasar pengembangan pariwisata berbasis Desa Wisata.

Kompepar sebagai wadah aplikasi atau pelaksanaan di lapangan, menurutnya sangat penting dalam pengelolaan Desa Wisata.

“Seperti menjaga kenyamanan tamu yang menjadi prioritas prinsip di Desa Wisata Cibuntu. Ini juga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk menciptakan dan mengembangkan pengelolan pariwisata, investasi Desa Wisata Cibuntu yang berusaha untuk mandiri. Masyarakat juga harus sadar ada keuntungan dari pariwisata berbasis Desa Wisata,” bebernya.

Sebagai Desa Wisata di Kabupaten Kuningan, Desa Cibuntu juga menunjukkan kelasnya, dengan meraih penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award  (ISTA) kategori Green Destination dari Kementrian Pariwisata RI, dalam acara kegiatan Karnaval Seren Tahun Hajat Bumi Desa Cibuntu.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan Tedy Suminar mengungkapkan, Jambore Kompepar penting  untuk lebih mengedepankan kesadaran masyarakat akan pariwisata, sebagai konsep dasar pengembangan Desa Wisata Cibuntu.

“Di Desa Cibuntu ada homestay, kemudian juga ada atraksi seni dan budaya khas Kuningan serta berbagai  situs budaya. Ini perlu terus dikembangkan,” tandasnya.

Sementara dalam Jambore Kompepar yang diikuti 47 orang dan digelar berbarengan dengan acara Hajat Bumi Desa Cibuntu, yang juga dihadiri Bupati Kuningan.

Selain itu juga merupakan rangkaian acara West Java Festival yang akan diselenggarakan  1 – 3 Nopember 2019. (rls)