Cirebon Bangga Dipilih Jadi Tuan Rumah AWJTM 2019

oleh -
Acara gala dinner dalam rankaian pembukaan Pembukaan ASITA West Java Travel Mart (AWJTM) 2019,Selasa Malam (10/9/2010) dihadiri Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik dan Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati. Foto: ist

JALAJAHNUSAE.com – Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati menyatakan rasa bangga karena daerahnya dipilih sebagai tempat pelaksanaan ASITA West Java Travel Mart (AWJTM) 2019. Sebagai tuan rumah event ini memberikan pengaruh besar dalam pertumbuhan pariwisata. Tidak saja bagi Cirebon,tetapi juga wilayah sekitarnya.

“Kami percaya, bahwa dari kedatangan para buyer dan seller dalam event AWJTM ini akan membawa dampak positif bagi promosi pariwisata di Kota/Kabupaten Cirebon dan wilayah sekitarnya seperti Majalengka, Kuningan dan Indramayu,”kata Eti Herawati saat memberikam sambutan dalam acara gala dinner, Selasa malam (10/9/2019)

Association of Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Chapter Jawa Barat kembali menggelar ASITA West Java Travel Mart (AWJTM) 2019. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 10-12 September 2019.

Semalam  seluruh pengusaha yang bergerak dalam usaha jasa perjalanan wisata maupun penyelenggara jasa konvensi dari seluruh Indonesia dan beberapa dari mancanegara yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Brunei Darusallam hadir dalam acara welcome dinner di Ballroom Aston Hotel, Jl Brigjen Darsono, Kabupaten Cirebon.

Selain Wakil Walikota juga terlihat hadir  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat DR H Dedi Taufik Kurohman yang mewakili gubernur Jawa Barat, Pj Bupati Cirebon Imron Rosyadi, para sultan keraton-keraton di Cirebon, forkopimda se-Ciayumajakuning, dan undangan lainnya.

Menurut Ketua ASITA Jabar Budijanto Ardiansjah, Cirebon dipilih jadi tempat acara ini karena di kawasan Cirebon sebagai Destinasi Unggulan Pariwisata Jawa Barat yang kaya dengan keragaman seni, budaya, wisata alam, kulinernya, hingga wisata religinya.

“Dan Cirebon sebagai penyangga dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, yang sudah beroperasi sejak April 2018 menjadi sangat penting sebagai starting point menuju pengembangan pariwisata dunia,” ujar Budijanto.

(adh)