Festival Pulau Untung Jawa 2020 Targetkan 3.000 Wisatawan

oleh -
Dok. Pemkab Kep. Seribu

JALAJAHNUSAE.com – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Pulau Untung Jawa akan menggelar perhelatan Festival Pulau Untung Jawa 2020.

Festival Pulau Untung Jawa akan berlangsung 13, 15, dan 16 Februari 2020 di Taman Arsa, Kelurahan Pulau Untung Jawa. Acara ini pun diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara dan nusantara.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Puji Astuti mengungkapkan, kunjungan wisatawan diprediksi akan datang dari beberapa dermaga.

“Kita targetkan 3.000 wisatawan akan menghadiri Festival Pulau Untung Jawa melalui dermaga Tanjung Pasir, Kali Adem, dan Marina Ancol,” ungkap Puji, Selasa (04/02/2020), dikutip dari laman pulauseribu.jakarta.go.id.

Puji juga menilai, salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan mengunjungi Festival Pulau Untung Jawa adalah perhelatan seni dan budaya lokal.

“Perhelatan seni dan budaya lokal yang ada di Pulau Untung Jawa akan menjadi salah satu daya tarik wisatawan, ditambah juga ada hiburan musik dari beberapa musisi ternama,” ujarnya.

Nantinya, festival tersebut akan menghadirkan musisi ternama, seperti Steven Jam, Desi Ning Nong, Seroja, serta Rasjiman. Dimulai pada 13 Februari 2020 dengan kegiatan tasyakuran bersama warga Kelurahan Pulau Untung Jawa dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, pemotongan tumpeng, serta tausiah.

Kemudian dilanjutkan pada 15 dan 16 Februari 2020 dimeriahkan pentas seni dan budaya Pulau Untung Jawa, lomba untuk anak-anak berupa menggambar, mewarnai, balap karung, sepeda hias, festival kapal hias bagi nelayan, festival kuliner khas Pulau Untung Jawa, lomba mengolah sukun, lomba mancing untuk warga dan wisatawan, dan atraksi palang pintu. Sedangkan malam puncak hiburan bagi masyarakat dan wisatawan berupa panggung hiburan musik reggae.

“Tentunya melalui event Festival Pulau Untung Jawa ini, kunjungan wisatawan semakin meningkat, promosi budaya, dan seni semakin dikenal luas, apalagi kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun,” pungkas Puji.***(IG)