Petani Kopi Cibunar Bangga Bisa Tampil Di WJF 2019

oleh -
Ratusan pengunjung memadati stand Jabar Lautan Kopi di event West Java Festival 2019,Sabtu malam (02/11/2019) untuk melihat lebih dekat para barista meracik kopi. Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Bagi Adit (23) warga Linggajati,Kuningan Jawa Barat mimpi untuk memperkenalkan kopi menjadi kenyataan. Maklum, selama ini hasil panen kopi hanya menjadi komoditas lokal.

Tapi dengan keikutsertaanya di event West Java Festival 2019 yang berlangsung di Gedung Sate dari 1 November hingga hari ini,Minggu (03/11/2019), kopi panennya bisa dikenalkan kepada khalayak ramai.

“Kami berterima kasih kepada bapak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), acara seperti ini sangat membantu memperkenalkan hasil kopi kami,” kata Adit yang ditemui Jalajahnusae.com, Sabtu malam (02/11/2019).

Bersama tim-nya, Adit memperkenalkan kopi dengan brand Kopi Cibunar. Ada beberapa kemasan yang disiapkan. Mulai dari kopi yang sudah dalam bentuk bubuk,roaster (sudah dipanggang) hingga yang masih mentah.

Dijelaskan Adit, warga di kampong yang berada di kawasan Gunung Ciremai sekarang sudah mulai mendapatkan edukasi,bagaimana menghasilkan kopi dengan kualitas tinggi.

Adit, petani kppi asal Linggajati,Kuningan saat memperlihatkan proses pembuatan bubuk kopi dengan merek Kopi Cibunar. Foto: adhi

“Dulu,petani masih asal panen saja. Sekarang dengan beberapa pelatihan yang kami ikuti, pengetahuan tentang pengelolaan kopi perlahan-lahan kami edukasikan ke petani. Jadi, sekarang panennya benar-benar kopi yang sudah matang (merah),” ungkap Adit.

Menurut Adit, kopi Cibunar sudah sudah mulai masuk ke beberapa kafe. Bahkan ada juga kafe di Bandung yang sengaja memasan kopi Cibunar.